PM Australia Complain Petinggi Polri Undang Teroris Buka Puasa

PM Australia Complain Petinggi Polri Undang Teroris Buka Puasa

- detikNews
Jumat, 12 Okt 2007 16:01 WIB
Sydney - Perdana Menteri (PM) Australia John Howard uring-uringan karena ada seorang petinggi Polri mengundang terpidana teroris Mubarok berbuka puasa. Howard menyebut peristiwa itu memalukan."Benar-benar memalukan!" kecam Howard di sebuah radio swasta Australia, seperti dilansir AFP, Jumat (12/10/2007).Peristiwa memalukan menurut Howard itu terjadi akhir September lalu. Seorang Brigjen Polisi mengundang Mubarok yang dipidana seumur hidup atas perannya dalam Bom Bali I Oktober 2002 lalu ke rumahnya.Pesta buka puasa bersama itu dihadiri 20 aktivis Islam radikal, yang kabarnya sebagai cara pendekatan baru untuk memerangi terorisme. Menurut Howard, Brigjen berinisial SD tersebut ingin menggunakan para aktivis Islam itu sebagai informan dan sekaligus mempengaruhi rekan-rekan mereka yang lain.Howard menyebutkan, Brigjen tersebut juga berkata pada para pengebom itu bahwa sesama muslim itu bersaudara. Howard keberatan dengan ucapan Brigjen tersebut."Saya dapat mengatakan, bahwa hal itu, yang diperkuat secara jelas oleh keyakinan agama, sangat menyerang (offensive--red)... sangat menyakitkan bagi orang-orang yang masih bersedih karena kehilangan orang yang dicintainya (dalam peristiwa Bom Bali)," kata Howard. (aba/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads