Penumpang Sepi, Pendapatan Awak Bus Merosot Drastis

Penumpang Sepi, Pendapatan Awak Bus Merosot Drastis

- detikNews
Jumat, 12 Okt 2007 15:45 WIB
Jakarta - Jumlah pemudik yang menggunakan bus umum pada Lebaran tahun ini menurun. Hal ini berimbas buruk terhadap pendapatan awak bus.Sejumlah awak bus yang ditemui detikcom di Terminal Bus Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (12/10/2007), mengaku pendapatan mereka tak sebaik tahun lalu."Saya juga tidak mengerti mengapa penumpang turun drastis. Sekarangkami banyak nganggur karena penumpang sepi. Bahkan banyak bus yang membawa penumpang di bawah 50 persen," ujar awak salah satu PO Bus. Pengakuan tersebut diamini oleh Wati, staf PO Bus Mandala. Menurut Wati, pada H -1 ini jumlah penumpang jauh lebih sedikit dibandingkan hari yang sama pada tahun lalu."Tahun ini penurunan penumpang benar-benar drastis. Bahkan bisa sampai 60 persen dari lebaran tahun lalu," jelasnya.Misalnya saja bus tujuan Surabaya, Semarang dan Rembang. Bus-bus ini harus menunggu lama untuk mendapatkan penumpang."Jumlah penumpang cuma 6 orang. Padahal tiket sudah kita diskon, seperti ke Surabaya dari Rp 250 ribu kita diskon menjadi Rp 100 ribu. Jadi hari ini kami belum memberangkatkan 1 bus pun. Para supir pun jadi nganggur," tutur Wati.Menurut Wati, semua ini berakibat pada merosotnya pendapatan mereka. Sebab para awak bus ini mendapatkan penghasilan berdasarkan sistem komisi. "Jadi bonus pun pupus," tukas Wati.Cerita 'duka' yang sama dipaparkan seorang awak PO Bus Lorena. Menurutnya, pendapatan perusahaan turun hingga 50 persen."Yang bikin tambah parah, tidak ada satu bus pun yang bisa mengumpulkan penumpang hanya dari 1 terminal saja. Bus harus keliling dulu ke Rawamangun, Bogor dan baru ke tempat tujuan agar penumpang penuh," jelasnya. (dnl/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads