Din: Imbauan Menag Salat Id Bersama Tak ada dasarnya
Jumat, 12 Okt 2007 07:44 WIB
Jakarta - Imbauan Menteri Agama Maftuh Basyuni agar warga Muhammadiyah melaksanakan Salat Id pada Sabtu, 13 Oktober besok ditanggapi Ketua Umum PP Muhammdiyah Din Syamsuddin. "Itu tidak ada dasarnya."Tanggapan itu disampaikan Din sebelum menjadi khutbah dalam Salat Id di Lapangan Wijayakusuma, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (12/10/2007)."Itu adalah sebuah pernyataan yang tidak perlu. Karena tidak ada haditsnya dan tidak pernah dicontohkan Rasulullah," imbuh Din.Menurut Din, dalam menetukan jatuhnya 1 Syawal, PP Muhammadiyah tidak melakukan dengan asal-asalan. Tapi berdasarkan Alquran, Hadits dan diperkuat dengan ilmu."Pada pukul 12.02 WIB Kamis kemarin itu terjadi konjungsi. Matahari, bulan dan bumi berada dalam satu garis. Hal ini diperkuat saat matahari terbenam pada Kamis sore, bulan masih terbenam di atas ufuk. bulan itu masih ada disana selama 2 menit," papar Din.Agar tidak menjadi polemik, Din meminta pemerintah tidak ikut campur dalam mengatur keyakinan beragama. "Seharusnya negara memberikan kebebasan kepada umat beragama untuk menjalankan ibadah sesuai dengan kepercayaannya," pungkasnya.
(bal/bal)











































