Hendarman Supandji Sidak, Pegawai Kejagung Kepergok Bolos

Hendarman Supandji Sidak, Pegawai Kejagung Kepergok Bolos

- detikNews
Kamis, 11 Okt 2007 15:10 WIB
Jakarta - Jaksa Agung Hendarman Supandji terkenal disiplin dan keras terhadap anak buah. Hari terakhir kerja sebelum cuti bersama Lebaran ini, Hendarman melakukan inspeksi mendadak (sidak) jajarannya.Hasilnya, tentu saja sesuai dugaan, banyak pegawai yang membolos. Ada yang membolos setelah terlebih dahulu datang ke kantor untuk mengambil absen. Ada pula yang tak datang sama sekali tanpa keterangan apapun.Selain menginspeksi absensi, Jaksa Agung juga menggeledah meja dan laci di ruangan yang dimasukinya. Pertama kali Jaksa Agung bersama Jaksa Agung Muda Pengawasan memasuki ruangan Direktorat Admintel di gedung utama Kejaksaan Agung, Jl Hasanuddin, Jakarta, Kamis (11/10/2007) pukul 12.35 WIB.Di ruangan yang terletak di lantai 3 itu, Jaksa Agung bertemu Sekretaris Admintel Sudi Ridwan. Jaksa Agung menanyakan berapa orang yang masuk. Ternyata semua pegawainya masuk.Jaksa Agung lalu menuju ke Direktorat Sospol bagian Subdit Trantibum. Di sini barulah Jaksa Agung mendapati beberapa orang yang bolos karena ruangan terlihat sepi."Kemana ini?" tanya Hendarman."Keluar makan, kan nggak puasa," ujar seorang pegawai di Kasubdit Trantibum dengan gugup."Keluar atau pulang?" Nanti sore bawa absennya ke saya," kata Hendarman.Di ruangan itu, Jaksa Agung menemukan satu ruangan yang pintunya terkunci. Jaksa Agung sempat menggedor-gedor pintu ruangan itu, namun tetap tak ada jawaban.Kemudian Hendarman masuk ke Subdit Pengamanan Orang Asing dan Cekal. Jaksa Agung diterima Kasubdit yang bernama Purwanto Putro. Jaksa Agung lalu mengambil lembar absensi dan mulai mengabsen satu demi satu pegawai Subdit itu berdasarkan abjad."Agus Widodo?" kata Hendarman menyebutkan nama paling atas."Izin, Pak," jawab Purwanto."Berapa hari?""Hari ini saja. Kemarin masuk," jawab Purwanto."Ini izin, tulis izin. Kalau nggak masuk, ada izinnya nggak?" kata Hendarman."Nggak ada," kata Purwanto gugup dan terlihat kikuk itu.Total Jaksa Agung menemukan, dari 13 pegawai di Subdit Pengamanan Orang Asing dan Cekal, yang tidak masuk 5 orang. 5 Orang itu mengaku izin tapi tanpa surat izin."Di-TAK (tak ada keterangan--red) saja. Kalau izin itu tertulis. Harus ada hitam di atas putih," kata Hendarman.Hendarman juga menemukan ada pegawai yang sudah mengambil absen, tapi orangnya tidak ada lagi di tempat karena sudah pulang.Usai sidak pukul 13.35 WIB, Hendarman mengungkapkan pada para wartawan, bahwa sidak itu untuk mengetes kedisiplinan pegawai Kejagung. Hasil sidak ini nanti akan dijadikan bahan evaluasi."Saya melakukan sidak, apakah perintah harian saya itu benar-benar dilaksanakan. Sekarang saya meneliti di lapangan. Hasilnya nanti dievaluasi. Kalau saya melihat kan tidak bisa menggambarkan semuanya toh? Berapa persen administrasi yang tertib, itu nanti hasilnya," kata Hendarman. (aba/aan)


Berita Terkait