Kaloh Bantah Ryaas Soal Masih Adanya Laporan Teror di IPDN
Kamis, 11 Okt 2007 13:39 WIB
Sumedang -
Pernyataan Ketua Tim Evaluasi Penyelenggaraan Pendidikan IPDN Ryaas Rasyid bahwa masih ada laporan terror di kampus IPDN, dibantah Rektor IPDN Johanis Kaloh.Ryaas menyampaikan bahwa dirinya menerima laporan praja yang dipanggil jam 2 pagi, usai dirinya mengikuti rapat kabinet terbatas tentang kelanjutan nasib IPDN di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (10/10/2007).Namun pernyataan Ryaas tersebut dibantah Kaloh. "Ah, nggak ada itu. Saat ini suasana kondusif. Lagipula, kalau ada apa-apa, praja pasti memberitahu saya lewat SMS. Selama ini apa pun keluhan mereka, mereka pasti sampaikan pada saya via SMS," ujar Kaloh di kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang, Kamis (11/10/2007).Kaloh kemudian memperlihatkan beberapa contoh SMS dari praja. Di antaranya berisi; "Selamat pagi Pak Rektor. Tolong ditertibkan dosen-dosen yang tidak mengajar, tetapi absensi terus berjalan".Selain itu ada juga, "Kami merasa terbebani oleh para dosen yang menjual buku terlalu mahal". Lainnya, "Pak minta ditertibkan dosen kami yang selalu meminta uang"."Bahkan jika ada kesulitan air di barak, mereka SMS saya. SMS ini saya forward ke unit-unit yang menanggungjawabi masalah-masalah praja. Jadi jika ada teror yang terjadi, pasti mereka sms saya," tegas Kaloh.
(lom/djo)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































