Jadi IIP, Jumlah Dosen IPDN akan Dipangkas

Jadi IIP, Jumlah Dosen IPDN akan Dipangkas

- detikNews
Rabu, 10 Okt 2007 16:12 WIB
Bandung - Perubahan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjadi Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) akan membawa sejumlah konsekuensi. Salah satunya pengurangan jumlah dosen.Hal tersebut diungkapkan Rektor IPDN Johanis Kaloh saat berbincang-bincang dengan detikcom melalui telepon, Rabu (10/10/2007)."Ya memang Mendagri memerintahkan untuk mengkaji dan menyeleksi ulang dosen-dosen. Jika tidak layak ya tidak akan dipakai lagi," kata Kaloh tanpa menyebut jumlah dosen yang akan dipangkas.Masalah lain yang kemungkinan juga ditinjau adalah seragam para praja. Begitu pula dengan sistem pengkaderan di kampus pencipta pamong praja tersebut."Bagaimanapun juga kita akan tetap memperhatikan sistem pengkaderan," ujar Kaloh.Perubahan IPDN menjadi IIP ini disampaikan Menteri Dalam Negeri Mardiyanto di Kantor Presiden, Jakarta. Menurut Mardiyanto, IIP akan resmi beroperasi pada 2009 mendatang.Perubahan ini membawa berbagai konsekuensi, antara lain praja yang ada saat ini akan diberikan waktu dua tahun untuk menyelesaikan masa studinya. IPDN akan memberlakukan pemadatan kurikulum terhadap mereka.Jumlah praja yang belajar di IIP juga jumlahnya akan jauh berkurang. Setiap angkatan jumlahnya tidak akan lebih dari 400 orang. Bisa jadi, hal inilah yang mengisyaratkan IPDN juga akan mengurangi jumlah pengajar. (djo/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads