×
Ad

Saksi Ungkap Alasan Kerja Sama Perusahaan Corpus Christi soal Pengadaan LNG

Mulia Budi - detikNews
Senin, 16 Mar 2026 17:46 WIB
Foto: Mantan Manajer gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) trading pada PT Pertamina, Henny Trisnadewi mengungkap alasan kerja sama dengan perusahaan Amerika Serikat, Corpus Christi Liquefaction LLC (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Mantan Manajer gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) trading pada PT Pertamina, Henny Trisnadewi, mengungkap alasan kerja sama dengan perusahaan Amerika Serikat (AS), Corpus Christi Liquefaction LLC (CCL). Henny mengatakan CCL memiliki harga yang paling menguntungkan dibanding supplier lain.

Hal itu disampaikan Henny saat menjadi saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan LNG di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (16/3/2026). Henny dihadirkan sebagai saksi meringankan oleh terdakwa eks Direktur Gas PT Pertamina, Hari Karyuliarto.

Mulanya, pengacara Hari, Humisar Sahala Panjaitan mendalami alasan pemilihan CCL sebagai supplier dalam pengadaan LNG. Henny mengatakan pihaknya sudah melakukan penjajakan harga sejak 2011.

"Kenapa ketika itu memilih CCL?" tanya Humisar.

"CCL kita melihat ini emang merupakan hal baru yang berasal dari Amerika, maksudnya LNG sebelum itu Amerika terkenal menjadi importir LNG, namun periode ini berubah ketika memang sudah diketemukannya shell gas, teknologi baru untuk mend-develop gas sehingga harga gas di Amerika menjadi lebih murah. Makanya kita membandingkan harga antara oil index dengan gas index, untuk LNG dari Amerika ini sejak shell gas itu booming, ini menjadi salah satu alternatif dari seluruh pemain dunia di mana Cheniere merupakan pionir penjual LNG pertama dari Amerika," jawab Henny.

Henny menyebut pembandingan harga antara CCL dengan seluruh supplier lain baik di luar negeri ataupun domestik telah dilakukan. Hasilnya, Henny menilai CCL memiliki harga yang paling kompetitif.

"Jadi kita melihat di tahun 2011 pengembangan projek ini sudah berjalan, dan sudah ada beberapa ikatan yang kami ketahui sudah dimiliki Cheniere dengan pemain internasional termasuk international payer, shell, dan beberapa pemain LNG di mana ini menunggu untuk dituangkan di dalam LNG SPI yang blinding," kata Henny.

"Jadi pada waktu itu kami tetap membandingkan dengan yang lain dari 2011 penjajakannya dan kita juga melakukan penjajakan dari pemain lain dari Mitsubishi pada waktu itu, mereka juga menawarkan LNG dari Amerika, dan juga dari domestik. Jadi sebenernya Corpus Christi ini bukan satu-satunya tapi ketika kita bandingkan harga dan fleksibilitas, Corpus Christi ini yang paling kompetitif pada saat itu di tahun 2013," imbuh Henny.

Henny mengatakan angka henry hub saat itu menunjukkan angka yang cukup tinggi tapi tetap kompetitif. Sebagai informasi, henry hub merupakan titik pertemuan pipa gas alam utama di Erath, Louisiana, AS, yang berfungsi sebagai tolok ukur (benchmark) harga gas alam cair (LNG) global.




(mib/isa)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork