Menlu Kabinet Bayangan Minta KA yang Tak Layak Distop

Menlu Kabinet Bayangan Minta KA yang Tak Layak Distop

- detikNews
Rabu, 10 Okt 2007 14:07 WIB
Jakarta - Meski menjabat sebagai menteri luar negeri (menlu) kabinet bayangan, bukan berarti Hajriyanto F Tohari tidak boleh berkomentar soal transportasi dalam negeri."Dephub harus akhiri kereta-kereta yang sudah tidak manusiawi lagi karena sudah sangat kusam dan tua. Tidak sepadan dengan nilai-nilai kemanusiaan," kata Hajriyanto F Tohari dalam sidak ke Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Rabu (10/10/2007).Anggota DPR dari FPG ini mengatakan, dengan masih diberlakukannya KA kelas ekonomi mencerminkan tingkat pelayanan masyarakat yang buruk.Menurut Harjriyanto, KA kelas ekonomi ini berbeda dengan fasilitas pelayanan yang diberikan pemerintah di kelas bisnis dan eksekutif. "Seperti di Gambir itu relatif lebih cantik dan manusiawi. Tapi untuk kelas ekonomi sudah sangat kusam," ujar dia.Hajriyanto menjelaskan, pemerintah harus meningkatkan anggaran pengadaan fasilitas KA kelas ekonomi pada tahun yang akan datang dengan merenovasi sebagian KA ekonomi."Ini perlu ada politik anggaran dari pemerintah untuk kereta-kereta ekonomi yang masih layak direnovasi, dicat kembali dan dilas. Dan sebagian lagi tidak digunakan," pungkasnya.Sementara itu, Kahumas Daops I Akhmad Sujadi mengatakan pemerintah sudah lebih dahulu melakukan tahapan-tahapan untuk memperbarui KA kelas ekonomi. Jumlah KA ekonomi di Indonesia hingga kini sekitar 2.500 unit. "Sekarang ini sudah ada 154 kereta yang tidak kita operasionalkan lagi untuk selama-lamanya. Dan 65 masih kita pilih untuk direnovasi," kata Sujadi. (mly/nrl)


Berita Terkait