Nasib IPDN Tak Ada Kejelasan, Ryaas 'Tagih' SBY

Nasib IPDN Tak Ada Kejelasan, Ryaas 'Tagih' SBY

- detikNews
Rabu, 10 Okt 2007 12:58 WIB
Jakarta - Tiga bulan lalu Tim Evaluasi IPDN menyampaikan rekomendasi pada Kepala Negara tentang kelanjutan nasib lPDN. Namun sejauh ini pemerintah belum memutuskan mana dari tiga pilihan rekomendasi itu akan diterapkan.Ryaas Rasyid - ketua tim evaluasi - akan menanyakannya pada Presiden Susilo B. Yudhoyono (SBY) dalam rapat kabinet terbatas siang ini. Rapat yang diikuti juga antara lain oleh Mendagri Mardiyanto, Kapolri Sutanto dan Panglima TNI Djoko Suyanto memang membahas kelangsungan IPDN."Ini hari mau saya tanya sama Presiden, akan diputuskan atau tidak. Sudah terlalu lama nggak ada kepastian mau diapain sekolah itu," ujar Ryaas sebelum mengikuti ratas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (10/10/2007). Sekadar mengingatkan, ada tiga pilihan yang direkomendasikan oleh Tim Evaluasi IPDN. Rekomendasi yang disebut sebagai hasil kompromi dari berbagai desakan masyarakat dan kebutuhan lembaga pendidikan khusus calon aparatur penyelenggara negara tersebut disampaikan pada pemerintah pada 12 Juli lalu. Pilihan pertama, meneruskan pendidikan di kampus Jatinangor dengan perubahan fundamental pada sistem pendidikan, kurikulum, menggantian tenaga pengajar dan menghapus sistem pengasuhan. Kedua, menutup kampus Jatinganor dan membuka APDN di enam propinsi. Ketiga, menutup kampus Jatinangor dan membuka kembali IIP di Jakarta sebagai lembaga pendidikan non-kedinanas yang hanya menerima lulusan S1."Harapan saya hari ini ada keputusan. Saya sendiri susah menjawab tim ini sudah bubar atau belum, karena di SK juga tidak jelas (masa kerja)," sambung Ryaas. (lh/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads