Ketua KY Kenal Freddy Setelah Ada Kasus
Selasa, 09 Okt 2007 16:46 WIB
Jakarta - Ketua Komisi Yudisial (KY) Busyro Muqoddas mengaku benar-benar tidak tahu sama sekali tindak tanduk komisioner Irawady Joenoes. Bahkan Busyro mengaku baru tahu Freddy Santoso, penyuap, setelah kasus suap terhadap Irawady mengemuka."Saya sendiri tadi (di pemeriksaan) menyatakan tidak tahu sama sekali. Saya tahu Freddy itu setelah ada kasus ini," kata Busyro usai diperiksa di Kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (9/10/2007).Pernyataan Busyro itu pun menguatkan bahwa tidak ada konspirasi menyingkirkan Irawady dari keanggotaan KY. Selama ini, Irawady di mata Busyro menjalankan tugasnya dengan baik."Saya dan Pak Kotjo (Soekotjo Soeparto) menandaskan tidak ada konflik internal. Perbedaan-perbedaan pendapat ada, tapi menyangkut hakim agung dulu. Kalau menjalankan tugas, beliau bagus," kata Busyro.Bahkan untuk mengapresiasi kinerja Irawady, pleno KY pun menunjukkan mantan jaksa itu sebagai ketua tim supervisi pengadaan barang dan jasa. Soekotjo Soeparto kemudian menjadi wakil ketua timnya.Namun, menurut Busyro, sejak tim itu dibentuk pada 12 September lalu, belum bekerja sama sekali. Belum ada rapat-rapat. "Saya sendiri belum diberitahu langkah-langkah apa yang harus dilakukan," jelas Busyro.
(aba/asy)











































