Dua Perawat Pasien Flu Burung Pekanbaru Alami Demam

Dua Perawat Pasien Flu Burung Pekanbaru Alami Demam

- detikNews
Selasa, 09 Okt 2007 14:31 WIB
Pekanbaru - Dua perawat yang menangani almarhum Linda pasient flu burung, mengalami demam. Sejumlah orang yang pernah kontak langsung dengan Linda juga dalam pengawasan. Hal itu ditegaskan Kasubdin Pelayanan Kesehatan dan Gizi Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Burhanuddin Agung, di ruang kerjanya Jl Cut Nyak Dien, Rabu (9/10/2007). Dia menjelaskan, Departeman Kesehatan saat ini mengawasi 63 orang yang pernah kontak langsung dengan Linda. Kontak langsung itu dihitung sejak Linda terserang demam tinggi yang selanjutnya meninggal pada Jumat pekan lalu di RSUD Arifin Ahmad. Linda dirujuk ke RSUD setelah kondisinya sangat lemah sekali. "Dua orang petugas dari Jakarta terus melakukan survei sekaligus pengambilan sempel darah. Orang-orang yang pernah kontak langsung itu sampai sekarang masih dalam pengawasan," terang Agung.Dia menjelaskan, dari jumlah 63 orang yang pernah kontak lagsung itu, 5 di antaranya merupakan keluarga korban. Selebihnya justru para paramedis yang pernah menangani pasien flu burung itu sendiri. Setidaknya ada 18 orang di RS PT Chevron, 28 Orang perawat RS Awal Bros dan 12 orang petugas RSUD Arifin Ahmad."Dari 28 paramedis di rumah sakit Awal Bros yang pernah menangani almarhum Linda dua orang antaranya kini mengalami demam tinggi. Demam itu dirasakan dua hari setelah korban meninggal dunia di RSUD. Kini kedua perawat itu tengah mendapat perawatan intensif di tempat mereka berkerja," terang Agung.Sebagai bentuk antispasi lainnnya, Tim dari Balitbangkes Pusat telah mengambail sample darah, cairan tenggorokan kedua perawat RS Awal Bros tersebut. Sample kedua perawat ini kini sudah dikirim ke Jakarta."Ini perlu diteliti untuk mengetahui secara pasti apakah kedua paramedik itu suspect flu burung atau tidak," kata Agung. (cha/djo)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait