Nyaam... Enaknya Makan Ngengat
Selasa, 09 Okt 2007 14:30 WIB
Sydney - Ngengat, membayangkan dihinggapi serangga ini saja sudah menjijikkan. Namun ada lho orang yang mengolahnya menjadi makanan. Rasanya, katanya, seperti hazelnut. Nyaaam...Nah, di Australia, memakan ngengat mulai disosialisasikan oleh seorang koki kelahiran Prancis Jean-Paul Bruneteau. Pria berusia 51 tahun tersebut mulai memakan ngengat 11 tahun lalu, saat dia mencari sebuah buku makanan orang-orang Aborigin."Rasanya seperti popcorn yang enak, seperti hazelnut," kata Bruneteau seperti diberitakan Daily Telegraph, Selasa (9/10/2007).Saking tergila-gilanya koki setengah abad itu dengan rasa ngengat, dia membuka restoran ngengat di Sydney dan Paris. Menu andalannya, ngengat yang sudah bersih dari bulu-bulu lembutnya dilumuri dengan minyak canola, kemudian dimasukkan ke oven selama 3 menit. Rasanya... Yummiii...Atau ada lagi, koki Bruneteau menyarankan ngengat diblender, lalu campurkan ngengat halus ke dalam omelet, pancake, dan crepe. Mak nyuusss...Martyn Robinson, naturalis yang bekerja di Australian Museum di Sydney, Australia, lebih berani dari Bruneteau. Jika ada ngengat yang mati di jendelanya, dia langsung merontokkan bulunya dan... hap... ngengat itu sudah masuk ke mulutnya.Namun Martyn mulai tak suka ngengat ketika dia tahu bahwa ngengat mengandung arsenik yang didapatkan dari pertanian yang disemprotkan pestisida.Dia juga memperingatkan tentang diet. Salah satu penemuan menyatakan, 3 ons ngengat sama dengan kandungan 3 Big Mac. Waaakkksss!!!
(ana/sss)











































