Pemilik Warteg Mudik, Anak Kos pun Susah Cari Menu Sahur

Pemilik Warteg Mudik, Anak Kos pun Susah Cari Menu Sahur

- detikNews
Selasa, 09 Okt 2007 09:39 WIB
Jakarta - Memasuki hari ke-27 bulan Ramadan, anak kos di Jakarta mulai kesusahan mendapatkan makan sahur. Pemilik warteg atau tempat makan langganan mereka telah mudik. Akhirnya warung yang tersisa diantre beramai-ramai.Salah satu yang terpaksa antre panjang adalah Rizal, karyawan swasta yang kos di daerah Setiabudi, Jakarta Selatan. Selain harus antre panjang, menu yang didapat pun tak sesuai harapan karena stok cepat habis. Lauk yang diincarnya terlanjur diambil oleh pengantre di depannya."Warung langganan saya sudah mudik ke Kuningan (Jawa Barat) sejak kemarin," ujar Rizal kepada detikcom, Selasa (9/10/2007).Rizal dan teman-teman sekosnya makan di warung 'Sinar Tegas' yang terletak di samping Polsek Setiabudi. Warung itu cukup jauh dari tempat kosnya sehingga dia harus naik sepeda motor. "Tak apalah. Yang penting bisa sahur," ucap Rizal.Susahnya mencari warung untuk makan sahur juga dialami Qohar, karyawan swasta yang kos di Tebet. Menurutnya, hanya ada satu dua warung di daerahnya yang buka sementara yang antre untuk makan sahur sangat banyak."Besok bikin mie instan sajalah," kata Qohar pasrah.Langkah itu diambilnya karena Qohar khawatir tak kebagian jatah sahur. "Banyak yang sudah antre tapi nggak dapat makan sahur. Makanya mending beli mie saja," jelas Qohar yang baru mudik 11 Oktober ini.Sementara itu, karyawan warung 'Sinar Tegas' yang enggan disebutkan namanya mengaku, warungnya akan terus buka hingga lebaran nanti. "Lumayan, Mas. Warung tambah laris karena nggak ada saingan," ujarnya. (anw/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads