Penjual Koran dan Karton Panen Rezeki di Stasiun Pasar Senen

Penjual Koran dan Karton Panen Rezeki di Stasiun Pasar Senen

- detikNews
Selasa, 09 Okt 2007 09:25 WIB
Jakarta - Musim mudik membawa berkah tersendiri bagi Maulana (27). Pria yang sedang menanti kelahiran anak keduanya ini mengaku bisnisnya di Stasiun Pasar Senen lancar bukan kepalang selama musim mudik.Maulana mengatakan tiap harinya dapat menangguk untung sampai Rp 300 ribu dalam 2 hari dari bisnis menjual koran dan kardus bekas. Kedua benda ini sangat dibutuhkan pemudik untuk alas duduk dan tidur di dalam kereta atau di peron stasiun."Lumayan lah dari. Dari 1 kilo kita bisa dapat untung Rp 5.000, katanya kepada detikcom, Senin (8/10/2007).Koran bekas dibeli Maulana seharga Rp 2.000 per kilo dan dijual Rp 500. Sedangkan untuk kardus dilegonya Rp 2.000.Demi membantu biaya persalinan, istri Maulana yang kandungannya berumur 8 bulan juga berbisnis kipas untuk pengusir panas. Kipas seharga Rp 350 dijualnya Rp 1.000 per buah.Keponakan Maulana, Adi Saputra (15), juga berbisnis kardus bekas. Dalam tempo sehari Andi sudah bisa menjual 200 kardus seharga Rp 2.000."Alhamdulillah udah banyak tadi. Dan sekarang saya mau cari kardus bekas lagi," katanya pada detikcom dengan wajah berseri.Adi menjelaskan harga kardus bekas bervariasi. Untuk kardus air mineral dijual Rp 2.000, sedangkan untuk kardus bekas TV dijual Rp 2.500. "Karena kardus TV lebh besar dan lebih tebal. Bisa rame-rame," terangnya.Maulana menjelaskan, untuk berjualan saat musim mudik tiba, dirinya harus mengeluarkan modal Rp 250 ribu untuk dapat izin. Dari uang itu para pedagang diberikan kartu identitas dan kaos sebanyak 2 buah."Kalau nggak ada baju ini kita nggak bisa berjualan di dalam ini. Kita pasti ditangkap aparat," tuturnya.Keuntungan Maulana dan Adi mungkin tampak sudah besar dilihat dari bisnis yang mereka jalani. Namun kocek mereka mungkin akan lebih tebal jika tidak harus bersaing dengan 137 orang yang berbisnis serupa. (gah/gah)


Berita Terkait