Gerbong Barang KA Bisa Juga Jadi Pilihan
Selasa, 09 Okt 2007 04:30 WIB
Jakarta - Tidak semua calon pemudik memilih gerbong KA penumpang dalam perjalanan pulang ke kampung halamannya. Broto (29) dan 8 kawan-kawannya justru sebaliknya.Mereka justru memilih gerbong barang daripada duduk di gerbong khusus penumpang. Alasannya, lebih lapang dan luas."Habis enak di sini bisa selonjoran. Nggak capek," kata Broto saat ditemui detikcom di gerbong barang KA Kertajaya tambahan, Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (8/10/2007).Broto dan kawannya tidak mempedulikan kenyataan masih ada tempat duduk kosong di gerbong penumpang. Rombongan tujuan Cepu, Jawa Tengah, tersebut lebih menyukai suasana di gerbong barang."Enakan di sini Mas, lihat pemandangannya lebih enak,"kata salah seorang teman Broto, Samijan.Cukup membeli koran Rp 500 untuk alas tidur, Broto dan kawan-kawannya yang bekerja di proyek bangunan di Tangerang itu sudah bisa terlelap nyenyak. "Kalau alasnya pakai kardus lebih mahal Mas, Rp 2.000. THR kita cuma sedikit," imbuh Samijan.Sementara itu Kepala Stasiun Pasar Senen Barosad mengatakan gerbong barang itu memang disediakan untuk menampung membludaknya calon pemudik. "Rangakaian sengaja kami tambah 2-3 rangkaian gerbong barang," katanyaMenurutnya, gerbong barang disediakan bagi penumpnag yang membawa barang berlebih dan besar. "Ini menampung penumpang yang bawa barang banyak dan besar seperti TV. Tidak perlu berdesak-desakan di dalam gerbong penumpang," jelasnya.
(gah/gah)











































