Pria Skotlandia Koma Setelah Digigit Nyamuk

Pria Skotlandia Koma Setelah Digigit Nyamuk

- detikNews
Selasa, 09 Okt 2007 00:54 WIB
Livingstone - Walaupun kecil, nyamuk ternyata bisa membuat manusia yang ukurannya jauh lebih besar terkapar tidak berdaya. Michael Nicholson (35) koma setelah digigit nyamuk saat sedang memancing di daerah New Hampshire, Amerika Serikat, musim panas lalu.Bukan nyamuknya yang berbahaya, tapi virus yang ditularkan lewat gigitannya itulah yang ganas. Dalam berita yang dirilis BBC, Senin (8/10/2007), nyamuk maut tersebut membawa virus Eastern Equine Encephalitis atau Triple E, salah satu virus paling berbahaya di belahan Amerika Utara.Nicholson saat ini dirawat di RS Edinburgh dalam keadaan tidak sadar. Kalaupun Nicholson sadar, kerabatnya meyakini dia akan lumpuh seumur hidupnya.Triple E banyak ditemukan di wilayah timur Amerika Serikat. Bagi manusia yang terinfeksi virus ini, angka kemungkinan hidupnya hanya 35 persen.Gejalanya muncul pada 3-10 hari setelah gigitan. Korban akan mengalami sakit mirip flu, radang otak, koma, dan berakhir pada kematian.Adik Nocholson, Sharan McKenzie, memperingatkan turis lainny yang hendak berwisata ke New Hampshire. Menurutnya tidak ada pengumuman soal adanya potensi kematian ini."Tidak ada penyembuhan dan obatnya. Jadi yang bisa dilakukan hanya menghindari gigitan nyamuk," kata Nyonya McKenzie.Nyonya McKenzie mengatakan Nicholson mulai merasa sakit tanggal 31 Agustus, sehari setelah kembali ke Skotlandia. Dalam waktu 2 hari Nicholson kehilangan saudaranya dan langsung menjalani perawatan intensif di RS.Vonis infeksi virus Triple E ini diberikan dokter pada tanggal 13 September. "Dokter bilang ini adalah kasus pertama di Eropa," katanya. (gah/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads