BPOM Semarang Amankan 3.894 Kaleng Daging Impor
Senin, 08 Okt 2007 17:10 WIB
Semarang - Sebanyak 3.894 kaleng daging impor dari Malaysia, Filipina, China dan Perancis diamankan. Daging-daging tersebut dikhawatirkan bisa menyebarkan penyakit kuku, mulut dan sapi gila.Daging-daging yang ditemukan berdasar survei di 16 kota/kabupaten selama bulan Ramadan itu terdiri dari daging sapi dan babi. Sementara 809 kaleng lainnya dimusnahkan."Daging-daging itu berasal dari empat negara yang dilarang Dinas Pertanian dan BPOM," kata Kepala BPOM Semarang Maringan Silitonga di kantornya, Jl. Madukoro, Senin (8/10/2007).Daging yang dimusnahkan dan diamankan diketahui tak memiliki keterangan bebas penyakit dari negara asal. Daerah yang paling banyak ditemukan daging tidak jelas itu adalah Kota Semarang dan Solo. Saat dirazia, swalayan dan mal di dua daerah itu masih memajang produk impor tersebut.Selain itu BPOM semarang juga melakukan razia parsel. Sebanyak 335 buah diamankan dan 545 lainnya dimusnahkan. "Parsel-parsel itu ternyata sudah kadaluarsa, tidak terdaftar, rusak, dan yang jelas tidak normal lagi," demikian Maringan Silitonga.
(try/lom)











































