Lintas Tengah Lahat - Lubuklinggau Tebar Debu dan Lubang

Lintas Tengah Lahat - Lubuklinggau Tebar Debu dan Lubang

- detikNews
Senin, 08 Okt 2007 01:24 WIB
Palembang - Pemudik yang melalui Jalan Lintas Tengah Sumatra (Jalinteng) dari Sumatra Selatan ke Jambi, harus hati-hati jalan antara Lahat-Lubuklinggau. Jalanan berdebu dan banyak lubang.Berdasarkan pantauan detikcom, di Palembang jarak antara Lahat-Lubuklinggau yang berjarak 134 kilometer harus ditempuh selama 6 jam. Padahal dengan kondisi jalan normal waktu tempuh dapat lebih dipersingkat menjadi 4 jam saja. Penyebabnya jalanan berlubang dan berdebu.Kondisi jalan terasa mulai rusak parah ketika keluar dari kota Lahat hinggau memasuki kota Lubuklinggau. Kondisi jalan tidak hanya berdebu dan berkerikil tajam, tetapi berlubang hingga kedalaman 50 centimeter.Bahkan bukan satu ruas jalan saja yang rusak. Kerusakan jalan terjadi baik di ruas kiri maupun ruas kanan. Keparahan jalan ini pun membuat para pengendara harus ekstra hati-hati.Mereka harus memilih ruas jalan yang benar-benar bisa dilewati. Bahkan kebanyakan mobil harus keluar hingga ke bahu jalan agar bisa melewatinya. Ditambah lagi kondisi jalan yang di kanan kirinya banyak terdapat jurang yang curam.Di sepanjang jalan tersebut hanya 2 kilometer saja kondisi jalan yang lumayan bagus, yaitu di sepanjang KM 34 dan 35 dari Kota Lahat. Kemudian sepanjang jalan areal perkebunan sawit PT Multrada Multi Maju Trub pada KM 36-52 dari Kota Lubuklinggau.Selain itu juga ditemukan jalan dengan kanan kiri jurang yang curam tanpa adanya pengaman pembatas, seperti di KM 29 dari Kota Lahat. Kemudian ruas jalan yang tinggal setengah karena jalan tersebut berlubang di kedalaman sekitar 5 meter di Kecamatan Gumay Talang.Lebih berbahayanya lagi, jalan yang dilalui tersebut merupakan jalan dengan kelokan ganda dan tikungan-tikungan tajam. Beberapa areal jalan juga terbis di Kecamatan Gumay Talang.Namun, perjalanan dari Lubuklinggau ke Sorolangun, Jambi, jalan mulus. Bahkan kecepatan laju kendaraan bias lebih dari 100 km/jam. (tw/mly)


Berita Terkait