Gara-gara Gempa, Urang Awak Takut Pulang Kampung

Gara-gara Gempa, Urang Awak Takut Pulang Kampung

- detikNews
Sabtu, 06 Okt 2007 21:06 WIB
Palembang - Dampak gempa bumi yang melanda Bengkulu dan Padang, membuat urang awak di Palembang enggan mudik pada saat lebaran. Gambaran ini terlihat minimnya daftar penumpang pada sejumlah angkutan antarprovinsi.Di PO Bus Yohanda, Jalan Diponegoro No.245 Palembang, selama sepekan ini, sepi dengan penumpang yang mau ke Padang dan Bengkulu. Padahal dibandingkan Lebaran tahun-tahun sebelumnya, dua pekan sebelum Lebaran bangku-bangku sudah dipesan calon penumpang."Kami baru memberangkat dua armada ke Padang selama sepekan ini. Ya, mana tahu lonjakan terjadi pada dua-tiga hari menjelang Lebaran," kata Direktur PO Bus Yohanda Prima, Jhony Samty, kepada pers, di kantornya, Sabtu (06/10/2007). "Ya, tahun lalu, dua-tiga menjelang Lebaran, kami memberangkatkan 12 armada," lanjutnya.Lalu, apa perkiraan Jhoni soal minimnya urang awak pulang kampung. "Kebanyakan pedagang, dan mungkin tahun ini penghasilan sepi. Atau, juga memang banyak yang membawa mobil pribadi," kata Jhoni yang tidak mau berspekulasi bahwa mereka takut dengan kondisi alam atau ancaman gempa bumi. Tarif perjalanan ke Padang yang memakan waktu sekitar 18 jam itu sendiri yakni Rp183.000 untuk AC dan Non Ac sebesar Rp153.000.Bagaimana dengan orang Padang-nya? "Duit habis buat berobat dan mindahkan keluarga yang menjadi korban gempa. Ya, tahun ini tidak mudik dululah," kata Yusrizal (55), pegawai rumah makan di Jalan Kapten A Rivai Palembang. (tw/ary)


Berita Terkait