Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mulai mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran. WNI di Iran akan dievakuasi mulai hari ini.
"Tentunya mencermati perkembangan situasi dan keamanan di Iran, evakuasi WNI di Iran akan dimulai secara bertahap hari ini," kata Plt Direktur Perlindungan WNI Kemlu Heni Hamidah di gedung Kemlu RI, Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Heni menjelaskan proses evakuasi akan dilakukan melalui Azerbaijan. Proses evakuasi dilakukan dengan memperhatikan kondisi lapangan.
"Tahap pertama ini akan melalui Azerbaijan, tapi mungkin ini untuk jalur-jalur evakuasi ini akan dilihat sesuai kondisi riil di lapangan dan ini akan ditentukan oleh teman-teman di perwakilan kita di KBRI Teheran dan KBRI Azerbaijan," katanya.
Heni menyebut ada 32 orang WNI yang akan dievakuasi pada hari ini. Dia menyebut 32 orang tersebut merupakan kelompok pertama yang dievakuasi.
"Berapa yang akan dievakuasi di batch pertama Iran ini? Ada 32 orang. Tapi, again, ini masih sangat, ini baru mulai kan. Jadi mungkin masih akan kita lihat lagi. Jadi untuk sementara ini 32 orang," katanya.
Sebelumnya, Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran pada Sabtu (28/2). Serangan itu menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Iran kemudian membalas dengan menyerang Israel dan sejumlah pangkalan AS di negara-negara Semenanjung Arab. Serangan ke Iran juga terus dilakukan oleh Israel dan AS.
Dilansir Al-Jazeera, korban tewas akibat serangan AS dan Israel di Iran telah lebih dari 1.000 orang. Belum ada tanda-tanda negara yang terlibat perang akan melakukan gencatan senjata ataupun berdamai.











































