SBY Instruksikan TNI-Polri Siap ke Darfur
Sabtu, 06 Okt 2007 10:48 WIB
Jakarta - November 2007, RI bakal duduk sebagai Presiden DK PBB. Presiden SBY menginstruksikan pimpinan TNI dan Polri agar menyiapkan satuannya untuk memberi dukungan. "Insya Allah pada November kita jadi Presiden DK PBB. Terkait ini saya instruksikan pimpinan TNI mempersiapkan diri apabila kita harus menugaskan kembali satuan kita mengemban tugas perdamaian. Di Darfur misalnya, kita siap," ujar Presiden SBY.Intruksi itu disampaikan dia dalam acara buka puasa bersama dan syukuran peringatan HUT ke-62 TNI di Aula Ahmad Yani, kompleks Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (5/10/2007).Konsep dan kebijakan kepemimpinan Indonesia dalam DK PBB adalah mendayagunakan kekuatan dan kemampuan yang ada di setiap kawasan untuk mengatasi masalah yang ada di kawasan bersangkutan. Namun bisa saja dibutuhkan kontribusi dari kawasan lain, baik dalam bentuk misi pemelihara perdamaian atau kemanusiaan.SBY menegaskan, bila nanti Indonesia kembali mengirim satuan TNI atau Polri ke daerah konflik, maka itu adalah sebagai bentuk pelaksaan amanah UUD 45. Tugas utama mereka di sana mutlak di bawah bendera PBB adalah sebagai peace keeping force, dan bukan peace making force. "Karena peace making itu sama saja dengan tugas peperangan yang tidak sesuai dengan semangat kita memelihara perdamaian. Mesti ada perdamaian dulu, gencatan senjata, lalu pasukan kita dikerahkan ke sana untuk menjalankan tugas peace keeping," jelasnya.
(lh/nvt)











































