Aliran Nyeleneh Tega Pisahkan Anak dari Ortunya
Sabtu, 06 Okt 2007 05:02 WIB
Bandung - Ahriani Yulvie (20) dan Fitriani (19) adalah dua gadis belia yang kini tengah dicari kedua orangtuanya. Mereka diduga ikut kelompok Alquran Suci, yang menafikan hadis nabi.Kelompok yang dinilai nyeleneh ini ternyata tega memisahkan anak dari orangtuanya.Ketua Tim Investigasi Aliran Sesat (TIAS) FUUI, Hedi Muhammad mengatakan, berdasarkan pengalaman, biasanya kelompok nyeleneh atau mempunyai pemahaman yang menyimpang soal agama, selalu tega memisahkan anak dari orangtuanya."Si anak dibuat menjadi memusuhi orangtuanya. Mereka merasa tidak bersalah ketika meninggalkan rumah. Pola-pola seperti ini sama terjadi pada semua kelompok yang nyeleneh, apa pun namanya," kata Hedi kepada detikcom, Jumat (5/10/2007).Biasanya, kata dia, sulit bagi mereka keluar dari kelompok tersebut. Kalaupun mereka akhirnya berhasil keluar, itu disebabkan ajakan anggota kelompok yang sebelumnya telah keluar."Kalau kita masuk ke kelompok itu lantas mengajak untuk keluar, mereka tidak mau," jelas Hedi.Pada 27 September lalu, Ahmad Suprapto melaporkan kehilangan anaknya, Ahriani Yulvie, mahasiswi semester III D3 Poltek Pajajaran. Menurut Ahmad, jejak anaknya tiba-tiba lenyap per tanggal 9 September. Diduga, ini ada kaitannya dengan kegiatan Yulvie di kelompok pengajian Alquran Suci.Sementara itu pada 5 Oktober, Mulyana yang merupakan orangtua Fitriani, lulusan DI Poltek Pajajaran, juga melaporkan kehilangan anaknya. Fitriani hilang setelah diajak Yulvie, sebulan lalu. Diduga Fitriani masuk Alquran Suci atas ajakan Yulvie.
(ern/nvt)











































