Kepala Suku Dinas Sosial (Kasudinsos) Jakarta Selatan Bernard Tambunan mengatakan bayi yang ditemukan dalam gerobak nasi uduk di Pasar Minggu diserahkan ke panti asuhan. Saat ini, bayi perempuan itu dibawa ke panti setelah dirawat di Puskesmas Pasar Minggu.
"Proses penyerahan bayi terlantar dari pihak Sudin Sosial Jakarta Selatan kepada pihak Panti Anak PSAA (Panti Sosial Asuhan Anak) Balita Anak Tunas Bangsa," kata Bernard kepada wartawan, Kamis (5/3/2026).
Bernard menyebut panti itu berada di Cipayung, Jakarta Timur. Dia mengatakan warga yang hendak mengadopsi bayi tersebut bisa langsung ke lokasi.
"Nah kalau yang mau adopsi langsung aja ke panti balita nanti di sana ada prosedurnya," jelasnya.
Sebelumnya, bayi tersebut ditemukan di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Jaksel). Bayi perempuan tersebut ditemukan masih dalam kondisi hidup di dalam tas belanja di gerobak.
"Telah ditemukan seorang bayi perempuan," kata Kapolsek Pasar Minggu Kompol Anggiat Sinambela, Rabu (4/3).
Bayi itu ditemukan pada Selasa (3/3) sekitar pukul 17.30 WIB di gerobak nasi uduk depan rumah warga di Jalan Pejaten Raya RT 010 RW 002, Pasar Minggu, Jaksel. Bayi itu ditemukan warga yang curiga karena mendengar suara tangisan.
"Dalam gerobak tersebut saksi Dinda melihat tas belanja warna hitam, kemudian saksi melihat seorang bayi perempuan dalam posisi miring memakai pakaian boneka bear warna biru dan diselimuti baby blanket," katanya.
Di dalam tas belanja tersebut, turut ditemukan susu bubuk bayi, tisu basah, sarung tangan bayi, dan secarik kertas dengan tulisan di atasnya. Warga lalu membersihkan dan mengganti popok bayi tersebut.
Lihat juga Video: Rano Karno soal Bayi yang Ditinggal di Gerobak: Makasih Sudah Ekspos Ini











































