MUI Jabar: Ajaran Aliran Alquran Suci Menyimpang

MUI Jabar: Ajaran Aliran Alquran Suci Menyimpang

- detikNews
Jumat, 05 Okt 2007 14:53 WIB
Bandung - MUI Jabar mengaku belum mengetahui mengenai gerakan atau ajaran kelompok pengajian Alquran Suci. Jika ajaran kelompok tersebut sesuai yang diekspos media bahwa mereka tidak mempercayai hadits, maka dapat dipastikan Alquran Suci mempunyai pemahaman yang menyimpang. Namun, aliran itu belum bisa masuk kategori aliran sesat. Demikian disampaikan Ketua MUI Jabar Hafidz Usman melalui telepon kepada wartawan, Jumat (5/10/2007). "Jika betul sesuai dengan yang diekspos media bahwa mereka tidak percaya hadits, itu artinya mereka punya pemahaman yang menyimpang. Karena hadits atau sunnah Rasul adalah dasar atau sumber hukum setelah Alquran," ujar Hafidz. Ketika ditanya apakah kelompok ini bisa dikategorikan aliran sesat, Hafidz menyatakan jika memang hanya tidak percaya hadits, AlQuran Suci masih sebatas pemahanan yang menyimpang. Menurut dia, berdasarkan nota kesepakatan MUI, terdapat dua kategori penilaian sebuah kelompok, yaitu sesat dan pemahaman yang menyimpang. "Sesat adalah jelas-jelas menyimpang dari Alquran dan Sunnah," tegas dia. Lebih lanjut dia mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi dari masyarakat mengenai sepak terjang kelompok ini. Hafidz mengimbau, jika di lingkungan masyarakat ada kegiatan keagamaan yang tidak lumrah, segera dikomunikasikan dengan tokoh agama setempat atau MUI. "Segala sesuatu yang menyangkut agama, sebaiknya ditanyakan pada ahlinya," tegas Hafidz. Aliran Alquran Suci mendadak jadi bahan pembicaraan, karena ada salah seorang mahasiswi Poltek Pajajaran Bandung Ahriani Yulvie hilang setelah mengikuti pengajian kelompok ini. Orangtua Yulvie telah mencari anaknya itu, namun hingga kini belum ketemu. (ern/asy)


Berita Terkait