JK Bacakan Transkrip 'Pecah Kongsi' 2 Oktober

JK Bacakan Transkrip 'Pecah Kongsi' 2 Oktober

- detikNews
Jumat, 05 Okt 2007 14:07 WIB
Jakarta - Pernyataan Jusuf Kalla yang mengisyaratkan 'pecah kongsi' dengan SBY pada 2 Oktober lalu membuat panas politik nasional beberapa hari belakangan ini.Wapres Jusuf Kalla merasa perlu 'menjernihkan' hal ini. Tak tanggung-tanggung dia menyempatkan diri membacakan transkrip pernyataannya saat acara di Hotel Santika pada 2 Oktober tersebut.Dua lembar kertas berisi transkrip tanya jawab saat door stop usai acara buka puasa bersama Partai Golkar di Hotel Santika tersebut dibacakan JK dalam jumpa pers di di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (5/10/2007)."Saya bacakan ya. Ini pertanyaan dari Wisnu Kompas. Apakah ada kemungkinan atau adalah pemikiran bahwa duet antara Pak Jusuf Kalla akan lanjut atau berpisah di sini saja," kata JK."Jawaban saya pendek sekali, yang lainnya panjang. Ini jawaban saya: soal saya sendiri tentu semuanya sangat mungkin. Sekali lagi sebagai partai untuk kesekian kalinya nanti kita akan menetapkan bagaimana-bagaimananya itu awal 2009. Begitu kan, bagaimana sistemnya," ujarnya.Namun demikian, JK akan tidak meralat pernyataannya yang kemudian dimuat oleh berbagai media massa tersebut."Saya tidak meralat. Anda boleh bilang saya siap tinggalkan SBY atau pun saya akan tetap bersama SBY. Dua-duanya tidak salah, kan banyak kemungkinan. Ini masalah interpretasi saja dari kata-kata banyak kemungkinan," kata JK.Jadi Bapak sudah pernah membicarakan masalah 2009 dengan SBY? "Saya pernah bicara itu, 3 bulan terakhir baru duduk bersama. Kita kan butuh keputusan partai, saya tidak bisa mendahului keputusan partai baik Golkar maupun Demokrat," sahutnya. (aan/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads