Lagi Pasien Flu Burung di Pekanbaru Meninggal

Lagi Pasien Flu Burung di Pekanbaru Meninggal

- detikNews
Jumat, 05 Okt 2007 11:36 WIB
Pekanbaru - Satu lagi seorang pasien suspect flu burung meninggal dunia di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Dalam tiga bulan terakhir ini tercatat sudah tiga orang korban flu burung meninggal. Kali ini pasien yang meninggal dunia karena flu burung bernama Linda (44). Dia ibu rumah tangga warga Perumahan PT Chevron di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru. "Pasien masuk ke tempat kita kemarin sore. Dan tadi subuh sekitar pukul 04.00 WIB pasien meninggal dunia. Hasil diagnosa yang sempat kita lakukan pasien suspect flu burung," terang Ketua Tim Penanggulangan Flu Burung RSUD Arifin Achmad, dr Azizman Saad kepada wartawan, Jumat (5/10/2007) di RSUD Jl Hantungah, Pekanbaru.Azizman menyebut, kondisi korban Linda saat dirujuk ke RSUD Pekanbaru sudah sangat lemah. Dalam hal ini ada unsur keterlambatan untuk mendeteksi suspect flu burung yang mulai menyerang korban beberapa hari sebelumnya. Pasien sendiri sebelumnya juga sudah dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta hingga beberapa hari lamanya. Dari sana pasien kembali masuk RS Awal Bros di Pekanbaru. "Namun selama dalam perawatan ada indikasi keterlambatan diteksi suspect flu burung sehingga kondisinya ketika dirujuk ke RSUD Pekanbaru sudah sangat lemah sekali," kata Azizman. Dalam hitungan tiga bula terakhir warga Riau yang meninggal dunia di RSUD karena flu burung sudah menjadi tiga orang. Sebelumnya, dua orang warga Gerhad Saragih (33 tahun) warga Kabupaten Kampar meninggal dunia karena flu burung. Sebelumnya Yatino (37) warga Kabupaten Indragiri Hulu dinyatakan meninggal dunia karena flu burung. Sementara itu, kelurga pasien Linda ini lebih memilih gerakan tutup mulut. Sejumlah wartawan yang mencoba ingin mencari tahu apakah korban sebelumnya sempat kontak langsung dengan unggas di sekitar rumahnya, tak satu pun dari keluarga pasien yang bersedia memberi keterangan. "Mohon maaflah, kami jangan diganggu dulu. Tanya aja sama dokter jangan sama kami," ungkap salah seorang dari keluarga pasien yang langsung masuk ke mobil Kijang Innova. (cha/djo)


Berita Terkait