Waka MPR Ingatkan soal Politik Bebas Aktif: RI Konsisten Tak Berpihak

Waka MPR Ingatkan soal Politik Bebas Aktif: RI Konsisten Tak Berpihak

Adrial akbar - detikNews
Selasa, 03 Mar 2026 17:08 WIB
Waka MPR Bambang Pacul (Adrial Akbar/detikcom)
Foto: Waka MPR Bambang Pacul (Adrial Akbar/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul berharap konflik antar negara yang terjadi belakangan ini tidak meluas. Ia mendorong semua pihak dapat menahan diri agar konflik tidak makin meluas.

"Kita tidak ingin konflik semakin luas, Indonesia meminta agar semua pihak dapat menahan diri, mengedepankan dialog," kata Bambang saat membuka festival Cap Go Meh di Singkawang, Kalimantan Barat, Selasa (3/2/2026).

Setiap negara, kata Bambang, harus mengedepankan dialog dan mengikuti hukum internasional. Indonesia sendiri, tambahnya, perlu konsisten tidak berpihak pada siapa pun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebagai bangsa yang mengandung politik luar negeri bebas dan aktif, Indonesia tetap konsisten mengambil posisi yang tidak berpihak," sebutnya.

ADVERTISEMENT

Bambang juga mencontohkan di Singkawang justru perbedaan yang ada tidak dijadikan alasan perpecahan. Untuk itu ia menegaskan Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi perdamaian.

"Dari Singkawang dengan semangat kebersamaan, harmoni Cap Go Meh, mari kita kirimkan pesan kepada dunia, bahwa Indonesia berdiri teguh sebagai bangsa yang menjunjung tinggi perdamaian, toleransi dan persaudaraan," ucapnya.

"Mari kita bersama-sama teguhkan semangat persatuan untuk Indonesia yang maju, adil sejahtera," tambah dia.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua MPR Rusdi Kirana, Mendagri Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), hingga Ketua DPD RI Sultan Najamudin.

Simak juga Video 'Puan Ingatkan Posisi RI di BoP Harus Berlandaskan Politik Bebas Aktif':

Halaman 2 dari 2
(ial/isa)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads