Anggaran Dipangkas, Kinerja Departemen Terganggu
Kamis, 04 Okt 2007 20:59 WIB
Jakarta -
Kinerja beberapa departemen mulai terganggu akibat pemotongan biaya perjalanan dinas sebagai efisiensi anggaran negara. Program itu dinilai menghambat kualitas pelaksanaan proyek. Dua diantaranya adalah Menteri PU Joko Kirmanto dan Menakertrans Erman Suparno. Mereka berharap ada pembahasan khusus sidang kabinet untuk evaluasi program Menkeu Sri Mulyani itu."Mengganggu sekali. Banyak pekerjaan yang harus diperiksa, lalu biaya perjalanan dinas dikurangi. Kita tidak bisa kirim orang banyak-banyak ke daerah untuk meningkatkan kualitas pekerjaan," ujar Djoko usai buka puasa bersama di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/10/2007).Ia mengaku sudah berulang kali menyampaikan protes melalui Menko Perekonomian, Menko Kesra dan Menko Polhukam. Namun sejauh ini belum ada solusi atas kesulitan-kesulitan yang dihadapi akibat pemotongan anggaran."Mudah-mudahan ada pembicaraan di sidang kabinet, mungkin nanti ada petunjuk dari Presiden atau Wapres. Pokoknya kita minta itu ditinjau kembali, untuk tahun ini dan berikutnya," tandas Djoko.Keluhan serupa namun lebih halus disampaikan Menakertrans Erman Suparno. Pihaknya sendiri sudah mengajukan protes dan usulan formula agar program yang bertujuan baik tersebut tetap dapat berjalan. Sayangnya belum ada respons yang jelas atas usulan solusi itu."Nanti dibicarakan di Menko. Saya ajukan protes supaya beberapa program yang ada dapat berjalan. Menkeu sudah cukup respons dengan memberikan analisa untuk beberapa departemen," ujar Erman.
(lh/asy)










































