Wajah Damri Babak Belur Dihajar Anggota TNI dan Polri

Wajah Damri Babak Belur Dihajar Anggota TNI dan Polri

- detikNews
Kamis, 04 Okt 2007 15:45 WIB
Pekanbaru - Tampang Damri (40) tak lagi sedap dipandang. Wajahnya babak belur dihajar secara bergantian oleh anggota polisi dan TNI.Peristiwa penganiayaan tersebut yang menimpa warga Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) ini terjadi pada Rabu 3 Oktober. Damri dituduh telah menjual tanah seluas 1 hektar milik Ferry, anggota Polsek Kepenuhan.Tanpa melakukan penyelidikan lebih lanjut, Ferry mendatangi Damri. Dia mendesak Damri mengaku telah menjual tanahnya. Karena merasa tak melakukan hal yang dituduhkan, Damri pun membantah.Sikap Damri ini ternyata berbuntut petaka. Ferry hilang kesabaran dan mengamuk membabi buta. Tubuh dan wajah Damri dipukuli berulang kali. Aksi keji itu terus berlangsung meski Damri menjerit-jerit memohon ampun.Sampai akhirnya jeritan Damri menarik perhatian warga setempat. Mereka berdatangan dan berniat menghentikan penganiayaan tersebut. Namun kedatangan warga tak membuat Ferry berhenti menyiksa Damri. Dia malah memanggil rekannya, Yeki, seorang anggota TNI yang bertugas sebagai Babinsa di Kecamantan Kepenuhan.Dua aparat penegak hukum selanjutnya kompak menghadiahi Damri dengan bogem mentah. Karena takut menjadi sasaran, warga hanya diam saja sampai kekerasan itu berhenti dengan sendirinya.Tidak terima dengan nasib yang dialaminya, Kamis (4/10/2007), Damri melapor ke Polres Rohil. Dia menuntut kedua pelaku dihukum sesuai dengan perbuatannya.Kapolres Rohil Risfudin Nursin membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya, saat ini anggota Polsek Kepenuhan sedang menjalani pemeriksaan."Jika terbukti melakukan penganiayaan, saya tidak segan menjatuhkan sanksi. Tapi saat ini semuanya masih dalam pemeriksaan," kata Risfudin. (djo/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait