RI Perlu Repertori Agar Tak Diklaim Negara Lain

RI Perlu Repertori Agar Tak Diklaim Negara Lain

- detikNews
Kamis, 04 Okt 2007 13:43 WIB
Jakarta - Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) RI sering diklaim negara lain. Kasus terakhir adalah lagu Rasa Sayange yang dijadikan jingle iklan pariwisata Malaysia. Sudah saatnya Indonesia membangun repertori (perbendaharaan lagu)."Itu tugas pemerintah. Kita sudah harus membangun repertori, sehingga kita punya database lagu dan penciptanya. Jadi kita tahu lagu itu milik kita kalau ada yang menyanyikannya di dunia internasional," kata Dirjen (HaKI) Depkum HAM Andy N Sommeng kepada detikcom, Kamis (4/10/2007).Untuk membangun repertori, imbuh dia, pemerintah harus mengumpulkan para produsen lagu sehingga dapat diperoleh data yang akurat. Sejauh ini, Ditjen HaKI belum pernah melakukannya."Tapi yang pasti ke depan agar kejadian ini tidak terulang lagi, harus ada dokumentasi arsip. Ini penting," katanya.Tanpa ada dokumentasi lagu dan penciptanya, imbuh Andy, sulit bagi pemerintah mengklaim sebuah lagu milik Indonesia. (umi/sss)


Berita Terkait