Pengajian Alquran Suci Jaring Jamaah Mirip MLM
Kamis, 04 Okt 2007 12:30 WIB
Bandung - Pengajian Alquran Suci memang asing di telinga. Belum diketahui pasti sesat atau tidak. Namun yang jelas, cara perekrutan jamaah pengajian itu dilakukan dengan sistem berantai atau mirip Multi Level Marketing (MLM).Demikian diungkapkan Kepala Urusan Kemahasiswaan Poltek Pajajaran Bandung, Aldi Suhadi. Menurutnya, hal itu diungkapkan Yulvie kepada teman-teman kuliahnya di Poltek Pajajaran."Jadi jamaah yang sudah masuk, diwajibkan mengajak orang lain lagiuntuk masuk ke kelompok itu. Begitu seterusnya. Ya, mirip sistempenjualan MLM," ujar Aldi saat ditemui detikcom di kantornya, JalanTerusan Jakarta, Rabu (3/10/2007).Pengakuan Yulvie itu diucapkan selang beberapa hari dia berkenalan dengan seorang perempuan di masjid milik PDAM, sekitar 100 meter dari kampus Poltek. Perempuan itulah yang mengajak Yulvie bergabung dalam kelompok pengajian itu."Terus terang saya sendiri masih belum jelas mengenai kelompokpengajian ini, karena baru pertama kali dengar," tuturnya.Namun, lanjut dia, Yulvie sempat mengatakan pada temannya jika jamaahyang direkrut harus pintar. "Makanya wajar jika Yulvie diajak mereka,selain pintar dia pun pemikir dan pendiam," kata dia.Selly Diana, adalah salah satu teman dari dua teman yang diajakbergabung oleh Yulvie. Menurut Selly, ajakan itu disampaikan Yulvie saat pertengahan semester II."Saya bilang iya. Eh dia bilang, saya harus serius kalau maubergabung. Yulvie seperti mengintegorasi saya. Mata saya harus lihatke arah matanya, engga boleh meleng sedikitpun. Dia bilang, tatap matasaya. Katakan kalau kamu benar-benar mau gabung," ujarnya menirukanucapan Yulvie.Karena merasa ditekan, akhirnya Selly menyatakan bersedia. Kemudian ditentukanlah hari Selly akan diajak ke pengajian itu."Tapi kebetulan hari itu, mamah memanggil saya pulang. Jadi tidak jadi. Saya ceritakan pada mamah tentang ini. Mamah melarangnya. Dia bilang engga usah ikut-ikutan kelompok yang tidak jelas dan menyimpang. Lalu saya bilang pada Yulvie nggak jadi gabung," kata Selly.Hal yang sama juga terjadi pada teman Yulvie yang lainnya, Vini. Menurut Selly, Vini yang diajak Yulvie pun membatalkan masuk ke pengajian itu."Setelah itu, Yulvie menjadi tidak mau menyapa saya. Senyum pun tidak. Tapi kalau saya yang nanya duluan, dia jawab seperlunya," tutur Selly.
(ern/djo)











































