Indonesia Minta Otoritas Palestina Dilibatkan di Jalur Gaza Lewat BoP

Indonesia Minta Otoritas Palestina Dilibatkan di Jalur Gaza Lewat BoP

Antara - detikNews
Sabtu, 28 Feb 2026 10:11 WIB
Presiden Prabowo Subianto (keempat kiri bawah) memberikan pernyataan saat KTT Dewan Perdamaian (BoP) di Donald J. Trump US Institute of Peace, Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026). Pada KTT BoP itu Indonesia menyatakan kesiapan untuk ber
Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Jakarta -

Duta Besar Palestina untuk RI, Abdulfattah AK Al-Sattiri menegaskan peran Indonesia di Board of Peace (BoP). Indonesia, katanya, justru menjadi negara yang memperjuangkan kehadiran otoritas Palestina di Jalur Gaza.

"Saya tahu bahwa Indonesia meminta negara-negara lain agar polisi Palestina dapat masuk ke Gaza untuk menjaga rakyat mereka (Palestina) dan banyak negara Arab meminta Amerika Serikat agar mengizinkan polisi Palestina masuk Gaza untuk melindungi dan mengurus masyarakat mereka (Palestina)," ujar Abdulfattah, dilansir Antara, Sabtu (28/2/2026).

Hal itu disampaikannya pada acara Iftar Kedutaan Besar Palestina di Jakarta pada Jumat (27/2) malam. Menurutnya, tidak ada yang dapat menjaga rakyat Palestina selain bangsa Palestina sendiri dan orang-orang jujur di dunia seperti rakyat Indonesia.

Kemudian, dia juga menyampaikan bahwa rakyat Palestina menginginkan dua hal di Gaza, yakni penghentian perang dan kehidupan yang bermartabat di wilayah tersebut.

"Rakyat saya membutuhkan air, obat-obatan, sekolah, dan universitas. Negara mana pun dapat mendukung rakyat saya di Gaza dan masuk ke sana untuk memberikan bantuan kepada rakyat Gaza," katanya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengapresiasi dukungan kuat Indonesia bagi rakyat Palestina di Gaza, yang dinilainya sangat penting untuk membantu mereka bertahan dan melanjutkan kehidupan di tanah kelahirannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami bangga Indonesia mendukung rakyat Palestina. Rakyat kami tidak bisa hidup di Gaza dan melanjutkan perjuangan tanpa dukungan pihak lain. Ini adalah dukungan besar untuk melanjutkan perjuangan kami dan tetap berada di tanah kami di Gaza," ucapnya.

Lalu, Abulfattah mengatakan, meski keadaannya sangat buruk--pembunuhan terhadap warga Palestina terus terjadi setiap harinya--masyarakat menolak meninggalkan Gaza dan akan tetap bertahan di sana.

"Kami tidak punya apa-apa karena pasukan Israel telah menghancurkan lebih dari 85 persen perumahan kami," katanya menambahkan.

ADVERTISEMENT

Namun ia mengajak dunia untuk melihat tekad perjuangan rakyat Palestina dalam mewujudkan kemerdekaan Palestina.

"Lihatlah mata anak-anak kami. Kalian akan tahu bahwa rakyat Palestina akan terus berjuang untuk melihat Palestina merdeka. Palestina akan merdeka. Insyaallah," ucapnya.

Tonton juga video "Prabowo-Raja Yordania Soroti Situasi Gaza, Dorong Solusi Dua Negara"

(azh/idh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini