Jenderal Sonthi Jadi Wakil PM Thai, Bantah Haus Kekuasaan
Rabu, 03 Okt 2007 15:59 WIB
Jakarta -
Akhirnya pimpinan kudeta damai Thailand Jenderal Sonthi Boonyaratkalin resmi menjadi Wakil PM Thailand. Namun dia membantah jika jabatan barunya itu untuk mempertahankan kekuasaannya selama ini.Dilansir dari Bangkok Post, Rabu (3/10/2007), Sonthi membantah jika pengangkatan dirinya sebagai Wakil PM karena haus kekuasaan. Menurutnya, apa yang dilakukannya adalah yang terbaik untuk kerajaan Thailand."Untuk saat ini, saya belum terpikir untuk terjun ke dunia politik. Saat ini saya bergabung dalam pemerintahan dengan membawa beban. Politik itu urusan lain," kata Sonthi.Pengangkatan Sonthi dilakukan langsung oleh PM Surayud Chulanont di kantor PM. Masuknya Sonthi dalam kabinet didukung oleh Raja Thailand Bhumibol Adulyadej, sehari setelah Sonthi menyatakan mundur dari Kepala Dewan Keamanan Nasional pada Selasa 2 Oktober 2007.Sebelumnya, sempat beredar kabar Sonthi akan diangkat menjadi Menteri Dalam Negeri, menggantikan Aree Wongaraya yang mengundurkan diri dengan adanya tuduhan konflik kepentingan dirinya di kabinet yang juga menjadi pemilik modal sebuah firma.Namun pernyataan Raja Thailand menjawab spekulasi tersebut. PM Surayud menyatakan, Sonthi akan bertugas mengamankan negara, sementara dirinya akan berkonsentrasi pada pemilihan umum yang akan berlangsung pada 23 Desember 2007.Di hari yang sama, PM Surayud juga mengumumkan adanya perubahan susunan kabinet yang sudah disetujui oleh raja. Diharapkan susunan kabinet tersebut bisa diumumkan Rabu ini.
(ana/sss)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































