Luhut Minta Turis Tak Tertib di Bali Dideportasi Saja

Luhut Minta Turis Tak Tertib di Bali Dideportasi Saja

Firizqi Irwan - detikNews
Kamis, 26 Feb 2026 13:31 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan bersama Gubernur Wayan Koster saat ditemui seusai rapat koordinasi mengenai digitalisasi berbasis AI, Kamis (26/2/2026).
Luhut Binsar Pandjaitan bersama Gubernur Wayan Koster saat ditemui seusai rapat koordinasi mengenai digitalisasi berbasis AI, Kamis (26/2/2026). (Ahmad Firizqi Irwan/detikBali)
Denpasar -

Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan meminta agar Pemerintah Provinsi Bali lebih selektif dalam menerima kunjungan wisatawan asing. Luhut meminta agar turis tak berkualitas dideportasi dari Bali.

"Jadi Bali harus tertib, turis-turis yang tidak berkualitas, kita sudah koordinasikan waktu saya Menko Marvest, itu dideportasikan saja dari sini," tegasnya, dilansir detikBali, Kamis (26/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan turis asing yang bisa dideportasi di antaranya memiliki masalah hukum di Indonesia seperti penyalahgunaan narkoba, perkelahian, hingga aktivitas investasi yang merugikan UMKM lokal.

"Kita, kalau berkurang 10 ribu orang lagi (wisatawan), itu tidak akan membuat Bali jadi masalah. Bali itu dicintai orang, biarkan yang datang turis yang berkualitas ke Bali," sanjung Luhut.

Setelah menyoroti persoalan ketertiban, termasuk alih fungsi lahan, Luhut menyampaikan hal itu bahkan perlu ada pengawasan berbasis digitalisasi yang juga bisa membuat praktik penyimpanan semakin sulit dilakukan.

"Masalah ketertiban, alih fungsi lahan, dengan digitalisasi tidak akan bisa lagi bermain-main. Dan nanti bagaimana kira-kira, mungkin nanti penalti solusinya," ujar Luhut, Kamis (26/2/2026).

"Jadi dari sekarang harus diingatkan, yang alih fungsi lahan tidak benar akan ada. Nanti penyesuaian di sini," sambungnya.

Baca selengkapnya di sini

Tonton juga video "Luhut Minta BGN Perbaiki Data: Bukan Hanya Habiskan Uang!"

(idh/dhn)


Berita Terkait