Bulan Ramadan, HUT TNI Tanpa Atraksi

Bulan Ramadan, HUT TNI Tanpa Atraksi

- detikNews
Rabu, 03 Okt 2007 13:48 WIB
Jakarta - Perayaan HUT TNI ke-62 biasanya diramaikan dengan berbagai atraksi peralatan tempur dan unjuk gigi pasukan. Tapi tahun ini, yang bertepatan dengan bulan ramadan, HUT TNI sepi dari atraksi.Meski digelar secara sederhana, peringatan ultah tersebut tetap akan dilakukan di sejumlah wilayah Indonesia dengan melibatkan masyarakat. Misalnya dengan melakukan bhakti sosial serta kegiatan lainnya.Bagi para perwira TNI akan digelar lomba menembak. Mereka juga akan melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata.Komit ReformasiMabes TNI akan terus menjalankan program reformasi internalnya, walau ke arah memang tidak mudah. TNI juga terus berkomitmen untuk meningkatkan kinerjanya dalam pengamanan dan pertahanan negara di masa mendatang."Komitmen TNI untuk melaksanakan program reformasi senantiasa dilaksanakan, meskipun tidak mudah. Karena tuntutan reformasi akan selalu berkembang dari tahun ke tahun," kata Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto dalam jumpa pers yang didampingi KSAD Jenderal TNI Djoko Santoso, KSAL Laksamana TNI Slamet Soebijanto dan KSAU Marsekal TNI Herman Prayitno usai gladi bersih upacara HUT TNI ke-62 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (3/10/2007).Panglima TNI juga menyatakan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi agar komitmen bersama untukmemperbaiki kinerja TNI ke depan terus dilakukan. Dia menilai, situasi keamanan di dalam negeri selama tiga hingga emapt tahun terakhir ini semakin membaik.Sehingga, lanjut Panglima, konsentrasi pasukan TNI kini hanya berlatih dan berlatih. "Karena kesiapan dankesiagaan hanya bisa diwujudkan dengan berlatih. Kita harus menjamin dan menjaga wilayah kedaulatan negara kita," jelas Djoko.Sementara dalam percaturan politik luar negeri Indonesia, TNI sendiri ikut berkontribusi dalam sejumlah misi perdamaian yang dilakukan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Saat ini ada lima penugasan yang diemban TNI di luar negeri, seperti di Libanon, Kongo dan Namibia.Kini, TNI juga mendapat permintaan dari PBB untuk ikut seta dalam pasukan keamanaan bersama PBB untuk mengamankan di wilayah konflik di Darfur, Sudan Selatan. Hanya saja, menurut Panglima, pengiriman pasukan ini masih dipertimbangkan oleh pemerintah. "Jadi komitmen penugasan TNI di luar, sesuai dengan politik luar negeri yang dilaksanakan negara kita,"tandas Djoko. (zal/ana)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads