Pengumuman Dini Capres Bisa Perkecil Serangan Fajar
Rabu, 03 Okt 2007 13:41 WIB
Jakarta - Pengumuman dini capres dianggap bisa mempersiapkan pemimpin-pemimpin masa depan yang lebih memahami persoalan. Pendukungnya pun lebih 'jernih'.Tidak hanya itu, sang calon juga memiliki cukup waktu untuk berkomunikasi dan belajar menyelesaikan persoalan yang ada."Persiapannya akan menjadi lebih baik. Dukungan masyarakat juga lebih jernih karena bukan berasal dari serangan-serangan fajar," kata anggota FKB DPR Nursjahbani Katjasungkana kepada detikcom di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (3/10/2007).Namun demikian, Nursjahbani tidak menolak jika pengumuman dini capres mengandung kelemahan. Salah satunya akan jadi senjata lawan politik yang bersangkutan untuk menghancurkan sang kandidat, baik kasus-kasus yang pernah menimpanya atau lewat rekayasa. "Karena itu perlu aturan jelas di UU terkait kampanye, khususnya black campaign," kata dia.Kandidat yang berani mengumumkan pencalonannya secara resmi sebagai presiden dalam Pilpres 2009 adalah Sutiyoso. Sementara politikus lainnya seperti Megawati Soekarnoputri dan Gus Dur baru menyatakan kesediaannya, dan belum mendeklarasikan secara resmi.
(umi/nrl)











































