Arus Mudik Lebaran Mulai Membludak di Bali
Rabu, 03 Okt 2007 13:27 WIB
Denpasar - Arus mudik menjelang Lebaran di Bali mulai membludak. Jumlah arus mudik hingga H-10 tahun 2007 lebih banyak dibandingkan dengan jumlah arus mudik tahun 2006."Pada hari ini pemudik dengan mengendarai sepeda motor mulai melonjak. Ini adalah gejala baru karena jumlah pemudik pada H-10 sudah membludak. Biasanya arus mudik pengguna sepeda motor dan bus mencapai ratusan mulai H-7," kata Administrasi Pelabuhan (Adpel) Gilimanuk Gede Putrawan kepada wartawan Rabu (3/10/2007).Jumlah pemudik pengguna sepeda motor yang meninggalkan Bali menuju Jawa melalui Pelabuhan Laut Gilimanuk pada H-10 sudah mencapai 200 buah per hari. Jika dibandingkan tahun 2006, pemudik yang mengendarai sepeda motor pada H-10 hanya berjumlah 50 buah per hari.Putrawan mengatakan puncak arus mudik pada tahun 2006 terjadi pada H-3 atau H-4. Jumlah pemudik yang mengendarai sepeda motor mencapai 1500 buah per hari. "Tahun 2007 diprediksi pemudik pengguna sepeda motor akan lebih banyak lagi. Mungkin saja disebabkan karena hari libur lebih panjang atau pemudik memilih mengendarai sepeda motor dibandingkan bus untuk menghindari kemacetan," katanya.Menyambut Hari Raya Lebaran jumlah kapal laut yang dioperasikan berjumlah 23 buah. Mengantisipasi antrean panjang di Pelabuhan Gilimanuk, maka frekuensi perjalanan kapal ditambah dari empat kali menjadi enam kali per hari. "Kalau situasi mendesak maka frekuensi perjalanan ditambah lagi," katanya.Sedangkan arus mudik dari Bali menuju Lombok di Pelabuhan Penyeberangan Padangbai, Karangasem masih berlangsung normal. Belum ada lonjakan penumpang.Sementara itu, Kepala Bidang Data dan Informasi BMG Wilayah III Denpasar Sutrino memperkirakan cuaca akan berlangsung normal selama arus mudik berlangsung. Kecepatan angin mencapai 20 knot. Ketinggian ombak di Selat Bali mencapai 0,5 hingga 1,5 meter sedangkan ketinggian ombak di Selat Lombok mencapai 1 hingga 1,5 meter.
(gds/djo)











































