Downer Yakini Sekitar 30 Orang Tewas di Myanmar
Rabu, 03 Okt 2007 13:19 WIB
Sydney - Dunia masih menebak-nebak jumlah korban kebiadaban junta Myanmar akibat ulah pemerintah negeri itu yang sengaja menutup akses informasi. Namun Menteri Luar Negeri Australia Alexander Downer meyakini jumlah yang tewas sekitar 30 orang.Menurut Bangkok Post, Rabu (3/10/2007), Downer mengulang keyakinannya itu hingga tiga kali pada Selasa 2 Oktober 2007. Informasi tersebut diperoleh Downer dari seorang diplomat yang tidak disebutkan namanya.Diplomat itu juga memberikan data pada koran Australia. Katanya, pada tragedi berdarah Myanmar, sekitar 30 orang tewas, 300 biksu dan 1.500 rakyat sipil diamankan."Kami memperkirakan ribuan orang terluka, sangat serius, terutama para biksu yang mendapatkan pukulan yang sangat kencang pada Rabu dan Kamis lalu," kata diplomat tersebut.Pada awal tahun 2007, Downer mengumumkan telah menolak salah seorang kandidat perwakilan ASEAN yang merupakan seorang jenderal dari Myanmar masuk ke Canberra. "Kami menegaskan pada pemerintah Burma (Myanmar) bahwa tidak ada perwakilan atau duta besar dari militer di sini, di Australia," tegas Downer.Pemerintah Australia senada dengan negara di seluruh dunia yang mengecam kekerasan yang dilakukan militer Myanmar terhadap demonstran pimpinan biksu. Menlu Australia langsung meminta perwakilannya di Myanmar secara resmi melayangkan protes pelanggaran HAM yang terjadi di negeri tersebut.
(ana/sss)











































