Malaysia dan Arab Diminta Ikut Tanggung Jawab Kasus TKI
Rabu, 03 Okt 2007 11:35 WIB
Jakarta - Penyiksaan TKI oleh majikannya terus menerus terjadi. Pemerintah Malaysia dan Arab Saudi pun diminta ikut bertanggung jawab."Agar tidak ada penganiayaan atau rela yang jahat, pemerintah Malaysia harus ikut bertanggung jawab," ujar Menakertrans Erman Suparno di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (3/10/2007).Pemerintah Malaysia diminta mengeluarkan kebijakan yang seimbang, majikan yang bertindak kriminal harus ditindak tegas.Erman mengaku pekan lalu telah memanggil Dubes malaysia di Indonesia untuk membicarakan masalah ini."Akhirnya dibentuk tim khusus one roof service di Kedutaan Malaysia dan kita juga bentuk tim," kata dia.Langkah serupa juga diserukan kepada pemerintah Arab Saudi. Saudi kemudian merespons dengan mengeluarkan aturan yang akan mempidana dan mendenda majikan yang mempekerjakan TKI ilegal dan berbuat kriminal."Pemerintah Arab membentuk satgas yang dipimpin gubernur Riyadh," ujarnya.Mengenai permintaan anggota DPR agar pemerintah berhenti mengirim TKI, Erman menuturkan, langkah itu sulit dilakukan. Sebab menjadi TKI adalah hak asasi TKI untuk mencari penghidupan layak dan dilindungi konstitusi."Kalau distop bisa jadi masalah ini, harus disikapi arif tapi sistemnya harus diperbaiki," kata dia.
(umi/nrl)











































