Bruk! Rusun Pulomas Diruntuhkan
Rabu, 03 Okt 2007 10:41 WIB
Jakarta - Satu alat berat berupa bekhu sudah didatangkan di lokasi eksekusi paksa warga rusun Pulomas. Pembongkaran dimulai satu persatu. Bruk! Rusun yang mayoritas ditempati para janda itu pun rubuh. Hanya puing-puing yang tersisa.10 Truk sampah juga sudah didatangkan ke lokasi di Jl Perintis Kemerdekaan, Pulomas, Jakarta Timur untuk mengangkut material hasil bongkaran. Pembongkaran dilakukan terhadap 49 unit tower Rusun Pulomas, di mana masing-masing tower ada 4 lantai.Selain itu, disiapkan 3 unit mobil dinas pemadam kebakaran dan 12 personel pemadam untuk mengantisipasi amukan warga.400 Personel polisi dari Polres Jakarta Timur, 60 di antaranya Polwan, tampak berjaga-jaga.Sedangkan dari Trantib Jakarta Timur dan bantuan dari Pemda DKI disiapkan sejumlah 800 personel. Sehingga total 1.200 personel aparat siap untuk merobohkan Rusun Pulomas.Warga yang bertahan yang berkaos putih saat ini masih menunggu barang-barangnya sambil meratap sedih. Tidak tahu akan pindah ke mana."Aparat biadab! Sadarlah! Kami sebenarnya mau pergi. Tapi kalau proses hukum sudah selesai. Ini masih proses banding. Kami tidak tahu mau ke mana. Mungkin numpang ke rumah saudara," ujar seorang warga Pulomas, Joice.Hingga pukul 10.40 WIB, aparat keamanan belum ada yang mau dikonfirmasi mengenai eksekusi yang berlangsung anarkis.Kamera milik RCTI yang dipegang kamerawan Aan pecah. Seorang wartawan Indosiar, Ihsa Ansori, kena lemparan batu pada muka dan gigi rontok karena perang batu warga dan aparat.Sementara lalu lintas di depan rusun ditutup, sehingga kemacetan memanjang hingga ke perempatan Arion.
(nik/sss)











































