Pemerintah Diminta Cari 10 Biksu Indonesia di Myanmar
Rabu, 03 Okt 2007 09:54 WIB
Jakarta - 35 Biksu dan 50 orang yang tergabung dalam Solidaritas Buddhis Indonesia untuk Burma menggelar aksi unjuk rasa di depan Kedubes Myanmar Jl Agus Salim, Jakarta Pusat.Dalam aksi yang berlangsung damai tersebut, 35 biksu berdoa bersama dalam bahasa Sansekerta. Mereka memakai jubah kuning, sedangkan 50 orang lainnya memakai kaos merah.Mereka juga membacakan surat cinta kasih yang mengingatkan pemerintah Myanmar untuk tidak melakukan kekerasan terhadap biksu.Mereka meminta agar pemerintah RI mencari kabar tentang keberadaan 10 biksu Indonesia dan 7 umat Buddha yang sedang mempelajari agama Buddha di Myanmar."Kami minta pemerintah untuk mencari tahu nasib warga negaranya yang kini berada di Myanmar," kata koordinator aksi, Ponijan, Rabu (3/10/2007).Ponijan mangatakan, sampai sekarang tidak ada kabar sama sekali terhadap 17 orang WNI itu. Setelah konflik Myanmar, tidak ada lagi akses internet dan komunikasi yang bisa dihubungi."Semua hubungan komunikasi terputus. Kami tidak tahu kondisi mereka di sana. Saya tidak tahu apakah 17 orang itu ditangkap atau meninggal dunia atau masih sehat," ujarnya.Karena berlangsung damai, hanya belasan petugas kepolisian dari Polres Jakarta Pusat yang tampak berjaga-jaga di sekitar lokasi. Aksi pun tidak sampai membuat Jl Agus Salim Macet.
(ziz/nrl)











































