Aksi Damai untuk Myanmar Kembali Digelar
Rabu, 03 Okt 2007 06:18 WIB
Jakarta - Puluhan Biksu dan umat Budha dari berbagai aliran akan menggelar aksi damai di depan Kedutaan Besar (kedubes) Myanmar. Aksi tersebut dilakukan terkait kekerasan junta militer di Myanmar terhadap para biksu."Aksi akan dimulai pukul 09.00 WIB dan mungkin akan menjadi yang terbesar. Semua akan bersatu padu," ujar koordinator aksi, Ponijan, saat dikonfirmasi detikcom Rabu (3/10/2007).Ponijan menuturkan, berbagai taliran Budhis yang akan bergabung dalam aksi itu antara lain Gema Budhi, Patria, Mahayana, dan Therawada. Umat Budha dari luar Jakarta juga dipastikan ambil bagian dalam aksi tersebut."Aksi akan didahului dengan doa bersama. Setelah itu kita akan mengeluarkan pernyataan sikap," imbuh Ponijan yang juga ketua umum Gema Budhi itu.Inti pernyataan sikap mereka, lanjut Ponijan, bahwa junta militer tidak semestinya berlaku sewenang-wenang terhadap para Biksu dan rakyat Myanmar. Kekerasan yang telah berlangsung kurang lebih sepekan itu harus dihentikan."Kita mengingatkan, pejabat-pejabat junta itu dulu juga para Biksu. Seharusnya mereka mengerti aturan, tidak boleh bertindak semena-mena kepada Biksu," tandasnya.
(irw/ndr)











































