Sutiyoso Temui Mbah Maridjan di Lereng Merapi
Selasa, 02 Okt 2007 21:41 WIB
Sleman - Sehari setelah menggelar deklarasi sebagai Calon Presiden (Capres) 2009, Sutiyoso melawat ke Yogyakarta. Pria yang sering disapa Bang Yos ini menemui juru kunci Gunung Merapi Mbah Maridjan di kediamannya Dusun Kinahrejo Desa Umbulharjo Kecamatan Cangkringan Sleman. Dalam safari politiknya di Yogyakarta ini, Bang Yos meminta dukungan resmi Mbah Maridjan untuk maju mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2009 nanti.Dalam pertemuan yang dibungkus dalam acara buka bersama dengan warga dusun Kinahrejo itu, Sutiyoso datang bersama dengan bos Sido Muncul, Irwan Hidayat. Sutiyoso yang datang mengenakan kemeja batik itu langsung disambut Mbah Maridjan di depan rumah. Setelah saling mengucap salam dan berjabat tangan, Bang Yos dipersilakan masuk ke dalam rumah Mbah Maridjan. Keduanya sempat terlibat dalam obrolan dengan menggunakan Bahasa Jawa. Awalnya Sutiyoso menanyakan kabar Mbah Maridjan, serta bertanya seputar keadaan lingkungan Mbah Maridjan. "Di sini saya bersama dengan keluarga, anak saya ada di sini, semua saudara saya di sini," kata Mbah Maridjan.Mbah Maridjan juga menerangkan kepada Sutiyoso tentang kondisi rumah, gambar karikatur Mbah Maridjan serta foto-foto Sultan. Setelah itu, Mbah Maridjan meminta Sutiyoso untuk mengisi buku tamu yang tersedia di ruang tamu. "Nanti saya minta ngisi buku tamu di situ, biar nanti yang pada datang ke sini kenal," tutur dia.Kepada Mbah Maridjan, Sutiyoso mengaku senang bertemu dengannya. Oleh karena itu, dia berharap Mbah Maridjan bersedia memenuhi undangan untuk datang ke Jakarta. Dengan sopan dan bahasa Jawa bercampur Bahasa Indonesia, Mbah Maridjan menyatakan dirinya bila tidak ada perintah dari Ngraso Dalem Sri Sultan tidak akan ke mana-mana. Sebab dirinya hanya sebagai orang kecil saja. "Saya tidak mau orang kecil mengaku jadi orang besar, orang kerdil mengaku jadi orang tinggi," terang Mbah Marijan.Mendengar statemen Mbah Maridjan, Sutiyoso memberikan pujian. "Anda hebat, ajaran Anda luar biasa," puji purnawirawan letnan jenderal yang saat ini masih menjabat Gubernur DKI Jakarta itu.
(bgs/asy)











































