Demo Eks Karyawan BDB Nyaris Ricuh
Selasa, 02 Okt 2007 19:29 WIB
Denpasar - Unjuk rasa sekitar 200 mantan karyawan PT Bank Dagang Bali (BDB) yang menuntut pembayaran sisa pesangon nyaris ricuh. Mereka beradu otot dengan Polisi di depan kantor Bank Indonesia (BI) Denpasar.Unjuk rasa ini telah digelar pada hari kedua. Aksi dilakukan dengan cara memblokir pintu masuk dan keluar kantor BI di jalan Tjokorda Agung Tresna, Denpasar, Selasa (02/10/2007).Unjuk rasa ini terus berlanjut untuk menuntut sisa pesangon tiga kali sebesar Rp 21 miliar bagi 685 mantan karyawan. "Kami akan terus memperjuangkannya," kata Koordinator Aksi Anak Agung Sudipta Panji.Aksi ini pun membuat arus lalu lintas macet. Polisi mengalihkan arus ke ruas jalan lain. Massa pun memblokir arus keluar masuk BI dengan membuat tenda di depan gerbang. Mereka bernyanyi, berjoged serta berorasi.Suasana kian memanas ketika lima unit mobil yang membawa uang untuk mengisi mesin ATM diblokir massa. Mobil ini tertahan di dalam halama gedung sehingga tidak bisa keluar.Kondisi itu membuat polisi turun tangan. Polisi berusaha membuka akses pintu keluar dengan membongkar tenda. Usaha itu dilawan oleh massa sehingga terjadi aksi saling dorong antara massa dengan polisi. Setelah polisi mengeluarkan ancaman, akhirnya massa membubarkan diri pada petang hari, pukul 18.00 wita. Namun, massa belum mendapatkan jawaban dari pihak BI atas tuntutannya.
(gds/ndr)











































