Prijanto Impikan Deputi Bidang Komunikasi
Selasa, 02 Okt 2007 15:40 WIB
Jakarta -
Agar tidak terjadi miskomunikasi dan misinterpretasi seputar kebijakan Pemprov DKI Jakarta, Cawagub terpilih DKI Jakarta Prijanto menilai diperlukan deputi bidang komunikasi."Yang sangat diperlukan terkait dengan komunikasi dalam arti luas. Itu bisa kita lihat dari kesalahan komunikasi sewaktu Raperda Tibum yang diartikan salah oleh masyarakat. Yang diaturkan pedagangnya untuk pindah tempat. Itu terjadi kesalahan komunikasi, atau misinterpretasi," terang Prijanto.Hal ini disampaikan Prijanto usai menemui Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (2/10/2007).Namun demikian, menurut dia, deputi masih menunggu perpres. "Memang sangat dibutuhkan. Deputinya seperti apa, itu sesuai kepentingan. Bidangnya saja belum tahu," ujarnya.TibumDalam kesempatan itu, Prijanto meluruskan kontroversi Raperda Tibum alias Rancangan Peraturan Daerah mengenai Ketertiban Umum."Saya mengajak masyarakat yang berpikiran terbalik bahwa Raperda Tibum itu bukan melarang masyarakat untuk bebuat baik, tetapi bersedekahlah pada tempatnya," ujarnya."Misalnya, rumah dibagi tiga, ada ruang tamu, dapur dan tempat tidur. Boleh nggak pembantu masak di ruang tamu? Nggak kan. Kalau tidak diatur, apakah akan indah Jakarta yang sebagai ibukota negara ini," tandas Prijanto.
(aan/sss)










































