Hotel di Bali Diimbau Hidupkan Genset Saat Lebaran

Hotel di Bali Diimbau Hidupkan Genset Saat Lebaran

- detikNews
Selasa, 02 Okt 2007 15:11 WIB
Denpasar - Listrik di Bali terancam defisit pada Lebaran karena salah satu pembangkit dalam perbaikan. Mengantisipasi pemadaman listrik, PLN meminta hotel menghidupkan genset."Posisi persediaan sekarang sangat kritis. Untuk itu, kami meminta hotel-hotel untuk menghidupkan genset pada Hari Raya Lebaran untuk mengurangi beban puncak," kata Humas PLN Distribusi Bali Wayan Redika di kantornya jalan Tjokorda Agung Tresna, Denpasar, Selasa (02/10/2007).Kapasitas listrik di Bali sebesar 570 megawatt bersumber di antaranya dari PLTG Gilimanuk sebesar 130 megawatt, PLTGU Pemaron sebesar 80 megawatt, kabel bawah laut 200 megawatt serta sekitar 50 megawatt dari PLTG Pesanggaran.Karena PLTG Gilimanuk sejak 24 September 2007 mengalami perbaikan selama 58 hari mengakibatkan ketersediaan listrik di Bali berkurang menjadi 440 megawatt. Sedangkan beban puncak di Bali mencapai 418 hingga 439 megawatt. Beban puncak pada Lebaran diperkirakan akan meningkat menjadi 442 megawatt.Beban puncak pada Lebaran diperkiarakan akan meningkat. "Pada Hari Raya Lebaran, tren penggunaan listrik di Bali meningkat. Ini disebabkan, pengguna listrik rumah tangga mudik namun penggunaan listrik di hotel meningkat karena diserbu wisatawan domestik. Akibatnya, beban puncak saat Lebaran akan meningkat," kata Redika.Redika mengatakan defisit sebesar tiga megawatt tidak akan menyebabkan pemadaman bergilir. Namun, untuk mengantisipasi defisit mencapai 10 megawaat, PLN Bali meminta hotel untuk menghidupkan genset saat Lebaran. "Hingga saat ini belum terjadi defisit. Jika terjadi defisit kami akan berkordinasi dengan hotel yang memiliki genset untuk menggunakannya supaya tidak terjadi pemadaman bergilir," demikian Redika. (gds/djo)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait