Siswa SMAN 70 Vs SMAN 6 Tawuran
Selasa, 02 Okt 2007 13:31 WIB
Jakarta - Ya ampun...! Bulan Ramadan semestinya diisi dengan kegiatan beribadah oleh para remaja. Namun sejumlah siswa SMAN 70 masih sempat-sempatnya tawuran dengan siswa SMAN 6.Tawuran terjadi di depan gedung SMAN 6, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta. Tawuran ini bahkan terjadi sampai dua kali. Tawuran pertama terjadi pukul 11.30 WIB, Selasa (2/10/2007), dan tawuran kedua terjadi pada pukul 12.45 WIB."Woi! Woi! Woi!" Aksi saling teriak dan provokasi terdengar oleh para wartawan dari gedung Kejagung yang tepat berada di sebelah SMAN 6. Wartawan terpaksa memanjat pagar 2,5 meter untuk meliput situasi, karena pagar ditutup satpam demi keamanan.Menurut seorang siswa SMAN 6, Rudi, sekitar 40 siswa SMAN 70 datang berjalan kaki membawa gesper, balok dan bambu. "Apa saja yang mereka temukan di jalan dipakai buat nyerang," kata Rudi.Seorang siswa SMAN 6 tampak dipapah rekan-rekannya dengan noda darah di baju seragamnya. Sugiono, seorang supir yang hendak menjemput siswa juga juga sempat panik."Ini nyerang dua kali. Saya langsung amankan jemputan saya," cetusnya.Selitar pukul 13.00 WIB, 30 aparat Polres Jakarta Selatan datang ke lokasi untuk mengamankan. "Ayo Pak Guru, Bu Guru, anak-anaknya dimasukkan lagi ke kelas," ujar seorang polisi dari mobil patroli berpengeras suara.Wartawan yang hendak bertanya kepada guru malah diomeli. "Jangan tanya-tanya ke sini dong. Yang nyerang kan anak 70, tanya saja mereka!" protes seorang guru pria kepada wartawan.Aksi tawuran ini menjadi perhatian para pedagang di sekitar sekolah dan juga masyarakat di sekitar Plaza Blok M. Sejak kedatangan polisi, lokasi pun sudah diamankan.
(fay/sss)











































