WN Ukraina Diduga Diculik di Bali, Polisi Intensifkan Razia di Perbatasan

WN Ukraina Diduga Diculik di Bali, Polisi Intensifkan Razia di Perbatasan

Aryo Mahendro - detikNews
Minggu, 22 Feb 2026 12:53 WIB
Ratusan mobil dan puluhan sepeda motor dirazia untuk mempersempit ruang gerak pelaku penculikan WN Ukraina, Sabtu (21/2/2026). (Dok Polres Gianyar).
Ratusan mobil dan puluhan sepeda motor dirazia untuk mempersempit ruang gerak pelaku penculikan WN Ukraina, Sabtu (21/2/2026). (Dok Polres Gianyar)
Jakarta -

Warga negara (WN) Ukraina bernama Ihor Komarav (28) dilaporkan hilang di Bali. Ihor diduga jadi korban penculikan.

"Identitas korban yang dilaporkan hilang diketahui bernama Ihor Komarav, pria berusia 28 tahun, warga negara Ukraina, dengan nomor paspor GF741959," kata Kepala Seksi Humas Polres Gianyar Ipda Gusti Ngurah Suardita dalam keterangannya seperti dilansir detikBali, Minggu (22/2/2026).

Ihor diduga diculik seseorang sejak Sabtu (21/2) malam. Suardita mengatakan laporan dugaan penculikan itu informasi tembusan dari Polda Bali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi kemudian melakukan razia mobil dan sepeda motor yang digelar pada Sabtu (21/2) pukul 21.45 Wita. Razia dilakukan untuk mempersempit pergerakan pelaku penculikan yang diduga mengarah ke Gianyar.

Puluhan personel dari Satuan Reskrim, Satuan Lantas, Satuan Samapta, Satuan Narkoba, serta Provost Polres Gianyar dilibatkan dalam operasi itu. Razia dilaksanakan di perbatasan wilayah Gianyar, tepatnya di Simpang Jalan Raya Tulikup-Sidan.

"Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung hingga pukul 23.00 Wita. Hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya pelaku maupun kendaraan yang dicurigai terkait kasus penculikan dimaksud," katanya.

Suardita menyebut meski hasil razianya nihil, patroli rutin tetap dilakukan. Untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam menindaklanjuti kasus-kasus menonjol.

Baca selengkapnya di sini.

Lihat juga Video: Geng Bersenjata Serang Sekolah di Nigeria, Wakepsek Tewas-25 Siswi Diculik

(dek/knv)


Berita Terkait