Kami Tak Lebaran Kok Dipaksa Ikut Cuti Bersama?

Kami Tak Lebaran Kok Dipaksa Ikut Cuti Bersama?

- detikNews
Selasa, 02 Okt 2007 10:17 WIB
Jakarta - Perpanjangan cuti bersama lebaran 2007 ditanggapi beragam. Gembira, kaget, kesal dan juga bingung.Aneka perasaan itu bisa dibaca lewat detikForum. Member forum ber-id Schoff mengaku sebagai umat yang tidak merayakan Idul Fitri. "Rugi banget kan cuti gue dipotong sia-sia," ujarnya, Selasa (2/10/2007)."Kami nggak ikutan Lebaran kok dipaksa ikutan libur Lebaran? Seharusnya cuti mau diambil atau tidak, tergantung dari masing-masing karyawan mau libur sampai kapan," komentar Guyferd."Indonesia kebanyakan libur, peraturan nggak jelas. Contohnya saja peraturan libur ini bisa tiba-tiba sesukanya direvisi, jadinya pengusaha juga jadi pusing mengatur jadwal produksi, management, dll yang mengakibatkan banyak kerugian," imbuhnya.Member bernama Bang Thoyib bertanya bagaimana jika jatah cuti tahunannya sudah habis. "Kalau sebelum revisi SKB ini sisa cuti udah habis, masa jadi minus cutinya. Boleh ya aturan cuti minus? Kalau gitu gue ngutang cuti," komentarnya.Wakil Ketua Komisi X DPR Hakam Naja mendukung libur lebaran diperpanjang karena libur sebelumnya nanggung. Tapi dia juga menyesalkan mengapa peraturan itu mendadak keluar. "Jangan mengambil kebijakan yang berubah-ubah. Masyarakat bisa marah. Libur semacam ini harus direncanakan matang-matang," katanya pada detikcom.Diskusi libur panjang lebaran bisa Anda ikuti di detikForum! (nrl/umi)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads