Dari 12 Hari Jatah Cuti, Tahun Ini 'Dipaksa' Cuti Bareng 11 Hari

Dari 12 Hari Jatah Cuti, Tahun Ini 'Dipaksa' Cuti Bareng 11 Hari

- detikNews
Selasa, 02 Okt 2007 08:58 WIB
Jakarta - Pada pertengahan tahun lalu, pemerintah telah merilis daftar libur dan cuti bersama 2007. Jumlah cuti bersama hanya 6 hari. Cukup masuk akal-lah.Tapi 12 hari sebelum Idul Fitri tepatnya 1 Oktober 2007, tiba-tiba pemerintah merevisi kebijakan ini. Cuti bersama lebaran dipermak menjadi 6 hari. Ditambah cuti bersama lainnya, akhirnya total jenderal pemerintah merilis cuti bersama ini selama 11 hari!Kebijakan sebelumnya, cuti bersama ditetapkan pada 18 Mei, 12,15 dan 16 Oktober (Idul Fitri), 21 dan 24 Desember (Idul Adha dan Natal) alias hanya 6 hari.Namun tiba-tiba pada 1 Oktober 2007, pemerintah menetapkan cuti bersama lebaran jatuh pada 12,15,16,17, 18 dan 19 Oktober (6 hari). Lalu Idul Adha dan Natal cuti bersama jatuh pada 21,24 dan 26 Desember. Lalu cuti bersama 31 Desember menyambut Tahun Baru.Ditambah cuti bersama yang telah diambil 18 Mei, maka jumlah hari yang 'dipaksa' cuti pada tahun ini mencapai 11 hari! Dengan demikian cuti bebas yang tersisa hanya 2 hari.Banyak pembaca detikcom yang kecewa dengan 'pemaksaan cuti' yang 11 hari dalam tahun ini. "Cuti kan hak kita, suka-suka mau pakai untuk apa. Kalau ada keperluan mendesak, contohnya kayak ada kelahiran anak, kawinan atau kegiatan lainnya kan bisa kita pakai. Kalau kayak gini emangnya kita harus bolos yah kalau ada acara-acara mendadak," ujar pembaca ber-id Pangeran007 di detikForum."Yang kayak gini bisa dikatakan merampas hak tidak nih? Soalnya cuti kan hak pegawai. Tapi kok diaturnya sampai sejauh ini," komentar cc201."Cuti diperpanjang saat lebaran nanti bagi saya emang pas waktunya, sebab bakal nggak efektif juga masuk hari Rabu, nanggung banget. Cuma sayangnya kok baru sekarang dipikirkan setelah mengeluarkan keputusan yg kemarin... payah tuh perencanaannya," komentar Masentha.Anda pun bisa bersuara di detikForum! (nrl/ken)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads